TribunPontianak/

Perbaiki Pelayanan Publik, Ombudsman: Diperlukan Komitmen dari Seorang Kepala Daerah

"Ini sarana promosi, demosi sebagai sarana untuk memicu perbaikan terhadap sebuah pelayanan publik," ujarnya.

Perbaiki Pelayanan Publik, Ombudsman: Diperlukan Komitmen dari Seorang Kepala Daerah
TRIBUNPONTIANAK/HARYANTO
Kepala Ombudsman RI perwakilan Kalbar, Agus Priyadi.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Raymond Karsuwadi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Untuk mengubah penilaian terhadap pelayanan publik pemerintahan baik kabupaten maupun kota, menurut Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalbar, Agus Priyadi utamanya diperlukan komitmen dari seorang kepala daerah.

"Untuk dapat mengubahnya pada zona kuning atau hijau, utamanya diperlukan komitmen dari Kepala daerah bagaimana membuatnya menjadi hijau, seperti di Singkawang contohnya itu langsung dikawal dengan SK tugas olej kepala daerah dan terus didengungkan supaya malu kalau tidak memberikan pelayanan maksimal," ujarnya, Selasa (21/3/2017).

Lanjutnya, budaya malu juga menjadi kunci terhadap perbaikan sebuah pelayanan publik.

Dimana dengan budaya malu dapat memicu perbaikan terhadap sebuah pelayanan publik.

"Ini sarana promosi, demosi sebagai sarana untuk memicu perbaikan terhadap sebuah pelayanan publik," ujarnya.

Kemudian alur dari pelayanan juga harus diperbaiki.

Apabila sistem sudah terbangun maka masyarakat dengan mudah dalam mengurus dan mengikuti alur pelayanan yang ada.

"Adakalanya seseorang bingung ketika datang untuk mendapatkan pelayanan, hal ini yang harus juga diperbaiki. Karena dengan alur dan sistem yang baik kemudian dapapat dipahami sehingga orang datang tidak bingung ketika mengurus sesuatu," ujarnya.

Tambahnya, selain komitmen dari kepala daerah komtmen dari seluruh kepala SOPD beserta jajarannya sangat diperlukan untuk memperbaiki pelayanan publik terhadap masyarakat.

"Selain kepala daerah, juga diperlukan komitmen dan konsistensi dari seluruh kepala SOPD dan jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.

Penulis: Raymond Karsuwadi
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help