TribunPontianak/

Isu Penculikan Anak Marak, Begini Tanggapan Kapolres Sekadau

Ia juga mengatakan, lajunya penyebaran informasi rupanya tak selalu benar adanya, bahkan tak sedikit justru menjurus ke berita hoax.

Isu Penculikan Anak Marak, Begini Tanggapan Kapolres Sekadau
TRIBUNPONTIANAK/RIVALDI ADE MUSLIADI
Kapolres Sekadau AKBP Yury Nurhidayat. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU – Terkait isu penculikan terhadap anak yang santer beredar di media sosial, Kapolres Sekadau AKBP Yury Nurhidayat menegaskan, masyarakat jangan mudah percaya sebelum memastikan kebenaran informasi yang diterima.

“Jangan percaya dengan isu yang berkembang sebelum temukan fakta, seperti isu penculikan,” ujarnya kepada Tribun, Selasa (21/3/2017).

Ia juga mengatakan, lajunya penyebaran informasi rupanya tak selalu benar adanya, bahkan tak sedikit justru menjurus ke berita hoax.

Untuk itu, masyarakat terutama para pengguna media sosial tidak menelan langsung informasi yang didapat, terlebih bila belum jelas kebenarannya.

Belakangan ini, masyarakat diresahkan dengan isu adanya kasus penculikan terhadap anak.

Padahal, informasi tersebut belum jelas kebenarannya hingga menyeber luas di masyarakat.

Apalagi, jauh sebelumnya masyarakat Sekadau juga sempat dihebohkan dengan ketukan pintu misterius.

Kendati begitu, kata Yury, langkah antisipasi oleh semua pihak sangat diperlukan terutama dalam menjaga anak-anaknya.

Ia menegaskan, hingga saat ini tetap aman dan tidak ditemukan adanya kasus penculikan.

“Masyarakat tidak perlu resah yang berlebihan. Hal itu justru akan menimbulkan keresahan dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, mari jaga keluarga kita,” pintanya.

Namun, Yury juga meminta kepada masyarakat agar tidak langsung mempercayai sebuah informaasi yang diterima.

Akan tetapi, perlu juga ditelusuri kebenarannya.

“Paling tidak di kroscek dulu jangan langsung diterima mentah-mentah. Apabila ragu, segera melaporkan ke anggota kita,” tandasnya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help