BNN Tes Urine Angota Kodim 1201/Mempawah

Di tahun 2017 ini kita laksanakan pertama kalinya, yang jelas ini dalam rangka pencegahan narkoba

BNN Tes Urine Angota Kodim 1201/Mempawah
TRIBUN PONTIANAK/DHITA MUTIASARI
TES URINE - Dandim 1201/MPH Letkol Inf Win Nindar saat memimpin pelaksanaan tes urine kepada sejumlah anggota militer/PNS dan Koramil jajaran, di Makodim 1201/ MPH, Selasa (21/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kodim 1201/MPH menggandeng BNN Kabupaten Mempawah melaksanakan tes urine dadakan terhadap sejumlah anggota militer/PNS dan Koramil jajaran, di Makodim 1201/ MPH, Selasa (21/3/2017).

Dandim 1201/MPH, Letkol Inf Win Nindar mengatakan tes urine yang dilakukan ini adalah upaya untuk mencegah, mencari, membasmi, dan membersihkan lingkungan TNI AD, khususnya Kodim 1201/Mph dari narkoba.

"Di tahun 2017 ini kita laksanakan pertama kalinya, yang jelas ini dalam rangka pencegahan narkoba," ujarnya ditemui disela-sela tes urine jajarannya, Selasa (21/3/2017).

Selain pencegahan dilakukan dengan tes urine kepadaa anggota dan jajaran, pencegahan juga dilakukan dengan penyuluhan, sosialisasi dan kegiatan lainnya.

"Kita diberikan penjelasan-penjelasan oleh BNN, karena anggota juga banyak belum tahu barang-barang haram itu,"ujarnya.

Terlebih saat ini peredaran narkoba marak bertransformasi dalam bentuk lainnya bukan hanya bentuk umum seperti pil, sabu, ganja dan sebagainya. "Bahkan obat-obatan sebenarnya peruntukannya bukan secara bebas, tetapi bisa dimanfaatkan untuk seperti itu akan sangat bahaya,"jelasnya.

Terlebih presiden RI, Jokowi sendiri menyampaikan bahwa Indonesia saat ini tengah menghadapi kondisi darurat narkoba.

"Jadi aparatnya dahulu jangan sampai terlibat, kemudian jangan coba-coba kalau menyentuh sabu, maka kalau sekali saja menyentuh barang itu, tidak bisa bekerja dengan baik,"tukasnya.

Dari sebanyak 84 jajaran anggota militer/PNS dan Koramil jajaran, di Makodim 1201/ MPH yang menjalani tes urine, dinyatakan semua hasilnya negatif.

Dandim menegaskan akan menindak tegas jika memang ditemukan ada anggota yang terlibat menggunakan narkoba apalagi mengedarkan narkoba.

"Kita akan proses, ditindak tegas. Karena bahayanya narkoba tidak bisa ditolerir lagi," imbuhnya.

Ia menegaskan sanksi bagi anggota terlibat mulai dari proses hukum hingga pemecatan.  "Proses hukum dilakukan di satuan, baru dilimpahkan ke polisi militer untuk tindak lanjut hukumnya. Kalau ternyata terbukti sampai bisa penahanan sampai pemecatan, Intinya kita tidak mentolerir narkoba,"jelasnya.

Lantas dikatakannya dalam upaya pencegahan narkoba sejauh ini selain penyuluhan sosialisaasi, namun juga tes urine berkala dengan waktu tidak ditentukan dengan kata lain dilakukan secara acak.

"Kita tetap akan menggandeng BNN Kabupaten Mempawah, karena mereka punya data. Kalau kita berjalan sendiri bisa saja tidak maksimal,"jelasnya.

Bahkan dikatakannya tes urine ini akan rutin dilakukan 2 kali dalam tri wulan dua kali yang akan dilakukan sewaktu-waktu. "Karena menyesuaikan alat test kit dari urine agar bisa mendeteksi kandungan urine tersebut,"jelasnya.

Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help