TribunPontianak/

TP PKK Desa Sutera Akan Bagikan Seribu Bibit Terong dan Cabai ke Warga

Kita tahu saat ini sudah jarang sekali masyarakat memanfaatkan halaman rumah mereka, padahal saya lihat tanah rumahnya cukup luas.

TP PKK Desa Sutera Akan Bagikan Seribu Bibit Terong dan Cabai ke Warga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FAUZI
TP PKK Desa Sutera sedang mengisi tanah dalam pot untuk persiapan pembibitan cabai dan terong. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - Guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan rumah, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Sutera akan membagikan seribu bibit terong dan cabai kepada warga.

Sebelum dibagikan TIM PKK Desa Sutera yang dibantu oleh Kepala Kewilayahan atau Dusun serta tenaga ahli dari Yayasan Alam Lestari (ASRI) melakukan proses pembibitan. Tidak ketinggalan Dinas Pertanian juga ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Dikatakan oleh ketua TP PKK Desa Sutera Lina Nurlita, program PKK Desa Sutera ini bertujuan untuk menggalakkan kembali semangat bercocok tanam kepada masyarakat dengan memanfaatkan pekarangan rumah masing–masing yang saat ini dinilainya sudah hampir hilang semangat masyarakat untuk memaksimalkan pekarangan rumah mereka.

“Kita tahu saat ini sudah jarang sekali masyarakat memanfaatkan halaman rumah mereka, padahal saya lihat tanah rumahnya cukup luas, inikan sayang sekali jika tidak dimanfaatkan, maka dari itu TP PKK Desa Sutera berinisiatif untuk membuat kegiatan pembagian bibit cabe dan terong, kurang lebih ada 1000 lebih bibi yang akan kita bagikan kepada warga masyarakat nantinya,”terang TP PKK Desa Sutera Lina Nurlita, Senin (20/3/2017).

Baca: Masih Banyak Potensi Budaya Kayong Utara Belum Terdata Saat ini

Mengenai pembibitannya ini sendiri Lina Menuturkan, bahwa sebelum dibagikan kepada masyarakat TP PKK Desa Sutera melakukan proses pembibitan yang diawali dengan proses penyemaian bibit yang telah disiapkan.

“Satu bedengan itu bisa dimasukan 1000 biji , kita letakkan ditempat yang steril tanpa ada gangguan ternak warga, setelah dua minggu baru kita pindahkan ke Pot yang telah disiapkan, kemudian kalau bibitnya sudah cukup tinggi baru nanti kita bagikan ke warga- warga,” katanya.

Lebih lanjut Lina menuturkan dengan dibantu tenaga dari klinik ASRI dan dari Dinas Pertanian ibu ibu telah mendapatkan ilmu baru terutama cara bercocok bertanam yang baik dan benar, dan menurutnya bercocok tanam tidak semudah yang dilihat karena menurutnya lagi ada teknik tertentu yang membutuhkan keuletan dalam mengerjakannya.

“Seperti tanah yang kita pake untuk menanam dalam pot, itu ada komposisinya sendiri, seperti campuran sekam sebanyak 10 persen tanah hitam 55 persen dan sisanya 45 perse pupuk organik, nah ilmu yang seperti ini yang kita butuhkan,”jelasnya.

Dirinya juga berharap agar kedepannya, TP PKK Desa Sutera lebih aktif lagi untuk melaksakan tugas 10 pokok program PKK yang menjadi tanggung jawab moralnya sebagai penggerak PKK di Desa.

“Saya ingin TP PKK Desa Sutera terus aktif dalam kegiatan,baik itu kegiatan di Desam kecamatan maupun di kabupaten,”Harapnya.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help