TribunPontianak/

Spanduk Kritikan Harus Jadi Bahan Introspeksi Bagi Pemkab Sambas

Dengan adanya spanduk tersebut tentunya masyarakat peduli akan pemerintahannya dan menjadi instropeksi bagi pemda.

Spanduk Kritikan Harus Jadi Bahan Introspeksi Bagi Pemkab Sambas
TRIBUNFILE/IST
Spanduk bertuliskan "Usah nak ngomong, besabar dan berdoa tolen. Kerja !!!" di Jl Tabrani, Saing Rambi, Kecamatan Sambas, Selasa (20/3/2017). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua HMI Sambas, Misbun mengatakan bahwa patut untuk di pertayakan apa maksud dan tujuannya membuat tulisan seperti itu. Apabila memang tidak puas terhadap pemerintahan sekarang, sampaikanlah dengan cara yang benar dan tepat.

"Dengan adanya spanduk itu, mungkin ada juga oknum yang tidak puas terhadap kinerja pemerintah saat ini. Tapi hendaknya disampaikan dengan cara yang benar dan tepat. Supaya pas seperti apa kritik yang ditujukan," ujarnya, Senin (20/3/2017).

Lanjutnya, dengan adanya spanduk yang dipasang oleh warga tersebut juga hendaknya menjadi bahan instropeksi bagi pemerintahan saat ini.

Baca: Dewan Sambas: Jika Tak Puas Pada Pemerintahan Bisa Lakukan Hearing

"Dengan adanya spanduk tersebut tentunya masyarakat peduli akan pemerintahannya dan menjadi instropeksi bagi pemda. Namun patut disayangkan ekspresi dalam mengkritik disampaikan seperti itu, seharusnya lebih baik lagi," pungkasnya.

Penulis: Raymond Karsuwadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help