TribunPontianak/

Advertorial

Presiden Jokowi Bagikan Kartu Indonesia Sehat Hingga Daerah Perbatasan

Menurut Fachmi, tahun 2017 ini menjadi titik krusial dalam menjaga kesinambungan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Presiden Jokowi Bagikan Kartu Indonesia Sehat Hingga Daerah Perbatasan
TRIBUNFILE/IST
Foto bersama Presiden RI Joko Widodo 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sebagai wujud komitmen pemerintah terhadap mewujudkan Program Prioritas, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, membagikan Kartu Indonesia Sehat hingga ke daerah Perbatasan.

Kali ini Presiden, Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan Menteri Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Direktur Utama BPJS Kesehatan dan pejabat lainnya, menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Makanan Tambahan (PMT), dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada perwakilan penerima manfaat di wilayah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga Malaysia, yaitu di 3 wilayah Kabupaten di Provinsi Kalimantan diantaranya Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sambas dan Kabupaten Menpawah.

Di Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu penyerahan KIS dilakukan pada Kamis (16/3/2017) dengan perwakilan peserta berjumlah 127 jiwa.

Kecamatan Sajingan di Kabupaten Sambas dilaksanakan Jumat (17/3/2017) dengan perwakilan peserta berjumlah 40 jiwa serta Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Maret 2017 dengan perwakilan peserta berjumlah 98 jiwa.

Dalam pidatonya Presiden Joko Widodo berpesan agar pelayanan di Puskesmas dan jaminan terhadap kualitas layanan ditingkatkan.

Kepada seluruh masyarakat jika mempunyai keluhan terhadap pelayanan kesehatan agar dapat segera menyampaikannya kepada Bupati, Gubernur, ataupun langsung ke Kementerian Kesehatan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris mengungkapkan Pembagian KIS sampai dengan daerah perbatasan, merupakan wujud nyata bahwa Negara hadir dalam menjamin dan memungkinkan setiap Warga Negara Indonesia mendapatkan akses dan jaminan saat mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Kita semua mengetahui bahwa Program JKN-KIS ini sendiri merupakan salah satu Program Prioritas Pemerintahan Presiden Jokowi-JK yang tercantum dalam Nawacita ke-5, yaitu Meningkatan Kualitas Hidup Manusia Indonesia. Program ini diharapkan mampu meretas jalan perubahan demi Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” ujar Fachmi.

Tahun 2017, jumlah peserta KIS-PBI adalah 93, 9 juta jiwa, sedangkan ditahun 2016 sejumlah 92,4 juta jiwa sehingga ada penambahan 1,4 juta jiwa di tahun 2017 ini.

Halaman
12
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help