TribunPontianak/

Masih Banyak Potensi Budaya Kayong Utara Belum Terdata Saat ini

Untuk menindaklanjuti berbagai situs atau yang diduga cagar budaya dirinya juga akan melibatkan pihak tertentu, seperti balai kajian.

Masih Banyak Potensi Budaya Kayong Utara Belum Terdata Saat ini
TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD FAUZI
Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara Romi Wijaya saat ditemui diruang kerjanya. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah diperkuat dengan lahirnya PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah ada beberapa perubahan, baik Jumlah Dinas ataupun Bidang itu sendiri.

Seperti di Dinas Pendidikan Kayong Utara, yang dulunya SMA dan SMK masih di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten, sekarang sudah menjadi kewenangan Provinsi.

Dalam hal ini, Dinas Pendidikan mendapatkan Bidang baru, yaitu Bidang Kebudayaan.

"Dengan Struktur organisasi perangkat daerah yang baru fungsi Kebudayaan dilekatkan di Dinas Pendidikan, " terang Kepala Dinas Pendidikan Romi Wijaya, Senin (20/3/2017).

Mengingat bidang baru, Dinas Pendidikan mengambil langkah awal, yaitu dengan membentuk grup diskusi karena selama ini banyak potensi kebudayaan yang ada di Kayong Utara yang belum terdata.

"Untuk proses awal kita memang sudah melakukan proses grub diskusi untuk memetakan potensi-pontensi pelaku kesenian dsn Kebudayaan di Kayong Utara,"jelasnya.

Selain itu ada beberapa cagar budaya yang sudah dilakukan peninjauan oleh Bidang Kebudayaan sehingga nantinya bisa dikategorikan Cagar budaya lokal ataupun cagar budaya nasional.

Dan ditindaklanjuti pemilahan situs-situs yang di duga cagar budaya. Dari proses ini akan di pilah-pilah mana yang yang bisa di proses lebih lanjut, mana yang merupakan cagar budaya, baik tingkat lokal maupun nasional,"tambahnya.

Untuk menindaklanjuti berbagai situs atau yang diduga cagar budaya dirinya juga akan melibatkan pihak tertentu, seperti balai kajian.

"Disini memang ada koordinasi kita kepada pihak-pihak terkait, termasuk balai kajian, "tungkasnya.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help