TribunPontianak/

Horonimus : Tenaga Kontrak yang Menyuap Kalau Bisa Otomatis Tidak Diluluskan

Jadi usut sampai tuntas dan kita sangat memerlukan data-data orang yang menyuap. Terhadap tenaga kontrak yang menyuap kalau bisa otomatis tidak....

Horonimus : Tenaga Kontrak yang Menyuap Kalau Bisa Otomatis Tidak Diluluskan
TRIBUNPONTIANAK/SUBANDI
Asisten III Setda Ketapang, Horonimus Tanam saat diwawancarai awak media di Kantor Bupati Ketapang, Senin (20/3). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Terkait lima orang kena operasi tangkap tangan (OTT) Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Ketapang di Kamar 101 Hotel Perdana Ketapang, Jumat (17/3/2017).

Asisten III Setda Ketapang, Horonimus Tanam sangat mengapresiasinya.

“Terhadap Tim Saber Pungli yang bekerja benar saya sangat mengapresiasinya. Sehingga orang yang menduga kelulusan ada kerjasama dengan tim bisa mengetahui kenyataannya,” kata Tanam satu di antara anggota Tim Penerimaan Tenaga Kontrak Pemkab Ketapang beberapa waktu lalu kepada wartawan di Ketapang, Senin (20/3/2017).

Ia meminta Tim Saber Pungli menyusurnya hingga tuntas.

Menurutnya mungkin tidak hanya lima orang itu saja tapi ada jaringannya.

” Jadi usut sampai tuntas dan kita sangat memerlukan data-data orang yang menyuap. Terhadap tenaga kontrak yang menyuap kalau bisa otomatis tidak diluluskan. Kalau saya Ketua Tim Penerimaan dan ada kebijakan Bupati jangan luluskan. Langsung saya coret namanya meskipun mereka lulus murni,” ungkapnya.

Hal tersebut lantaran menurutnya suap merupakan kerjasama yang tidak baik.

“Dalam hal ini hukumnya bukan hanya penerima tapi penyuap pun harus kena, harusnya begitu. Sehingga ada efek jera dan tidak dilakukan lagi nantinya,” tegasnya.

Ia menambahkan terhadap kepastian murninya kelulusan pelamar tenaga kontra oleh pihaknya berdasarkan hasil tes.

Ia mencontohkan ada beberapa peserta misalnya keponakan Setda Ketapang, Mansyur yang juga tak lulus.

 “Kemudian adek pejabat di Ketapang bahkan ipar Bupati juga tak lulus. Keponakan saya dan teman saya juga tak lulus pada hal nginap di rumah saya. Tapi mau bagaimana meski rasanya tak enak juga keponakan sendiri tak lulus,” ujarnya.

Penulis: Subandi
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help