TribunPontianak/

Deklarasi Anti Hoax

Christiandy: Penyebar Hoax Sanksinya Pidana

Tindakan tersebut tidak sesuai dengan kaidah dan nilai-nilai luhur-luhur bangsa Indonesia.

Christiandy: Penyebar Hoax Sanksinya Pidana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Masyarakat antusias membubuhkan tanda tangan dalam Deklarasi Masyarakat Kalbar Anti Hoax di Halaman Kantor Gubernur Kalbar , Jalan Ahmad Yani Pontianak, Senin (20/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya mengingatkan pada oknum maupun pihak tertentu yang gemar menyebarkan berita hoax untuk menghentikan tindakannya.

Tindakan tersebut tidak sesuai dengan kaidah dan nilai-nilai luhur-luhur bangsa Indonesia.

"Penyebar kabar bohong akan diancam pidana. Sanksinya sangat berat," katanya, Senin (20/3/2017).

Setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik diancam pidana maksimal 6 tahun dan atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam pasal 45 A ayat 1 undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Namun yang paling esensi adalah bagaimana kita bisa mengambil peran masing-masing untuk mengedukasi masyarakat agar mampu memilah, memilih dan menerima berita atau informasi yang benar serta mampu menolak informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan tersebut," tandasnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help