Cabuli Anak Bawah Umur

BREAKING NEWS: Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Orangtua bisa juga dengan memberikan pemahaman kepada anak bagian tubuh mana saja yang tidak boleh disentuh oleh orang lain

BREAKING NEWS: Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
TRIBUNFILE/IST
CABUL.... 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Raymond Karsuwadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Seorang guru PNS di SDN Kecamatan Sebawi, Sambas berinisial Mur (54) diduga telah melakukan pencabulan terhadap tiga murid di sekolah tersebut.

Korbannya yang  dibawah umur yaitu UP (8), MN (7) dan MT (7) yang masih duduk di bangku kelas satu sekolah dasar.

Kapolsek Sambas, AKP Agus Riyanto mengungkapkan bahwa Mursidi telah beberapa kali melakukan tindak pencabulan terhadap ketiga anak tersebut selama bulan Januari - Febuari tahun ini.

"Mur melakukan tindak cabulnya di satu diantara ruang kelas saat membimbing belajar siswanya tersebut. Tersangka memang tidak terlalu mengiming imingi dengan uang hanya saja selang beberapa hari kemudian baru memberi uang kepada anak anak tersebut," ujarnya.

Baca: Guru SD Diduga Cabuli Tiga Muridnya

Atas perbuatannya itu, Mur  dijerat UU No 35 Tahun 2014, Pasal 82 Ayat 1 dan 2 dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

"Kami akan menangani kasus ini secara maksimal. Karena sedikit banyak akan berhubungan dengan birokrasi mengingat statusnya sebagai PNS, kami juga akan melakukan konseling psikiater terhadap anak anak," ujarnya.

Tambahnya, dirinya menghimbau kepada seluruh orangtua untuk tetap dan terus waspada dengan mengawasi anak-anaknya. Kemudian, memberikan sedikit pemahaman terhadap anak mana saja yang tidak boleh disentuh oleh orang lain.

"Kami himbau juga orangtua waspada. Kami juga mengaku prihatin kasus ini dilakukan oleh oknum pendidik. peran aktif semua pihak harus dikedepankan untuk mencegah jangan sampai terjadi karena ini sudah berulang-ulang dan terus terjadi. Orangtua bisa juga dengan memberikan pemahaman kepada anak bagian tubuh mana saja yang tidak boleh disentuh oleh orang lain," tutupnya.

Penulis: Raymond Karsuwadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help