Citizen Reporter

HMI dan Astra Honda Pontianak Gelar Seminar Safety Riding Goes To Campus

Harapan kita dengan kegiatan ini, pemuda khususnya mahasiswa/i jadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

HMI dan Astra Honda Pontianak Gelar Seminar Safety Riding Goes To Campus
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Suasana Seminar Safety Riding Goes To Campus. 

Citizen Reporter 
Zainuddin Kismit
Sekretaris Umum HMI Cabang Pontianak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kota Pontianak bekerjasama dengan Astra Honda menggelar seminar safety riding goes to campus di aula Magister Fakultas Hukum Untan, Sabtu (18/03/2017).

Ketua panitia seminar, Ramadhan Hadi berharap dengan adanya kegiatan seminar sefety riding goes to campus ini para mahasiswa/i dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan memberikan contoh bagi masyarakat sekitarnya.

"Harapan kita dengan kegiatan ini, pemuda khususnya mahasiswa/i jadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan bisa memberikan contoh bagi masyarakat sekitarnya. Alhamdulillah peserta yang hadir mencapai target yang di tentukan yaitu 100 orang," katanya.

Ia menuturkan, adapun materi dari kegiatan ini ialah seminar dari Polresta Pontianak dan Astra Honda pontianak, setelah itu akan di lanjutkan dengan test berkendara yang akan dipandu oleh kepolisian dan terakhir service motor murah dengan biaya Rp. 10 ribu.

Sekretaris umum HMI cabang Pontianak, Zainudin kismit saat membuka kegiatan seminar safety riding, dalam sambutannya menuturkan HMI cabang Pontianak mengambil tema pemuda karena melihat masalah berlalu lintas di kalangan generasi muda.

Baca: Ramalan Zodiak Pekan Ini, Asmara Pisces: Terpikat Yang Lain

"Kita sengaja mengambil tema pemuda karena kita melihat masalah berlalu lintas lebih banyak di kalangan generasi muda, sehingga kita inginkan bagaimana generasi muda ini bisa memiliki jiwa kepeloporan dan ambil bagian dalam hal berkendara, sebagai contoh terkadang kita di lampu merah sudah melihat zebra cros dan garis berhenti kendaraan sebelum lampu merah akan tetapi kita malah dengan sadar telah melanggarnya pada hal zebra cros di peruntukan bagi pejalan kaki dengan sadar kita telah melakukan tindakan kriminal karna telah mengambil hak orang lain, hal ini memang sangat sederhana akan tetapi akan mempengaruhi tindak prilaku dan menjadi kebiasaan sehingga nantinya kita akan terbiasa dengan mengambil hak orang lain makanya banyak terjadi kriminalitas, tindakan korupsi, dsb itu semua lahir dari hal sederhana yg selalu kita kesampingkan," tuturnya.

Lanjutnya pula, Ia harapkan para pemuda menjadi pelopor berlalu lintas dengan mengubah paradigma lama yang selalu membiarkan hal kecil dengan melahirkan paradigma baru dengan tidak mentolerir hal-hal kecil karena kesalahan harus di perbaiki bukan dijadikan budaya.

Satu di antara Narasumber dari Satlantas Polresta Pontianak Kota, Muhadi mengatakan pelajar dan mahasiswa paling banyak terlibat dalam permasalahan lalu lintas seperti tidak ada sim, tidak pakai helm, melanggar rambu lalu lintas, kebut-kebutan di jalan, dsb.

"Kita inginkan orang tua mengawasi anak dalam menggunakan kendaraan, karena kepolisian selalu berusaha untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas terutama di kota Pontianak," pungkasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help