Citizen Reporter

Pemuda Harus Jadi Agen Menuju Perubahan

Pada Acara diskusi Asrama Mahasiswa Kab.Sambas Pantai Utara Bersama Dr. Harjani Hefni, Lc. Ma Jumat (19/3/2016).

Citizen Reporter
Bayu Anggara
Mahasiswa T Informatika Polnep

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - ”Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kugoncangkan dunia,” inilah sebuah ungkapan yang pernah dilantunkan sang orator ulung yang pernah di kenal dunia, Soekarno.

Ia jua sekaligus presiden perdana yang pernah memimpin Indonesia, ketika ia menyanjung betapa pentingnya keberadaan sebuah komunitas pemuda dalam suatu bangsa dan negara.

Pada Acara diskusi Asrama Mahasiswa Kab.Sambas Pantai Utara Bersama Dr. Harjani Hefni, Lc. Ma Jumat (19/3/2016).

Beliau juga mengatakan bahwa maju mundur nya suatu bangsa adalah tergantung dari peran para pemua, dia juga banyak menceritakan tentang peran pemuda sebagai agen perubahan yang kutip dari QS. surah AL-Kahfi ayat 18 ( Kisah Ashabul Kahfi ) dan QS.AL Buruj ( Kisah Pemuda Ashaabul Ukhdud ).

Sampai saat ini, pemuda (mahasiswa) selalu disebut-sebut sebagai pelopor perubahan, perubahan sistem, perubahan kehidupan yang berasal dari keterpurukan menuju kehidupan bangsa yang lebih baik. Dalam hal ini, mahasiswa sudah menunjukkan perannya dalam Sumpah Pemuda pada tahun 1928, Proklamasi (1945), Orde Baru (1966), Reformasi (1998).

Semua momen ini merupakan bukti kekuatan para pemuda Indonesia, yaitu pemuda ( mahasiswa ) sebagai Agent of Change, Agent Social Control, and Iron Stock.

Jadi PEMUDA merupakan penerus generasi terdahulu untuk mewujudkan cita cita bangsa.

Pemuda menjadi harapan dalam setiap kemajuan suatu bangsa, pemudalah juga yang akan merubah pandangan orang-orang terhadap suatu bangsa dan membangun pemikiran banyak orang untuk menjadi tumpuan para generasi terdahulu dalam membangun kejayaan bangsa dengan Ide Ide yang cemerlang, dengan Ilmu dan wawasan yang luas serta melakukan tindakan demi kemajuan bangsa yang berdasarkan Nilai-nilai dan Norma yang berlaku di indonesia.

Baik buruknya suatu Negara dilihat dari kualitas pemudanya, karena generasi muda adalah penerus dan pewaris bangsa dan Negara. Generasi muda harus mempunyai karakter yang kuat untuk membangun bangsa dan negaranya, memiliki kepribadian tinggi, semangat nasionalisme, berjiwa saing, mampu memahami pengetahuan dan teknologi untuk bersaing secara global.

Pada masa penjajahan hingga proklamasi kemerdekaan indonesia, tidak dapat di pungkiri lagi bahwa peran pemuda sangatlah luar biasa. jdi saya rasa tidak berlebihan jika kita mmengataan bahwa pemudalah jiwa dan raga suatu bangsa dalam meniti suatu kejayaan di masa kini dan mendatang.

Kini indonesia telah merdeka dan peran pemuda pun tidak lagi sebagai pahlawan perang melawan penjajah, melainkan membuat perubahan, pembaharuan, dan pergerakan yang mendukung kemajua dan perekonomian bangsa indonesia. Dalam hal ini menunjukkan bahwa peran pemuda dalam membangun indonesia bukan lah dengan mengandalkan otot lagi akan tetapi mengandalkan mengandalkan Kreatifitas, Intelektual dan Integritas.

Penulis: Subandi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help