TribunPontianak/

Citizen Reporter

Ontot Lantik Ketua DAD Noyan

Pelantikan juga dihadiri Pengurus DAD Kabupaten Sanggau, Ketua GOW Sanggau, Yohana Kusbariah Camat Noyan dan Unsur Forkopomka Noyan serta para....

Ontot Lantik Ketua DAD Noyan
TRIBUNFILE/IST
Wakil Bupati yang juga Ketua DAD kabupaten Sanggau, Yohanes Ontot saat memasang songkok adat kepada Ketua DAD Kecamatan Noyan, Petrus Sudarmin di Kecamatan Noyan, Rabu (15/3). 

Citizen Reporter

Humas Setda Sanggau, Tekam Sunarya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Wakil Bupati Sanggau yang juga Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau, Yohanes Ontot secara resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Dewan Adat Dayak Kecamatan Noyan priode 2017-2022 dengan ditandai pengenaan songkok adat dan pemukulan gong serta dibacakan naskah pelantikan di aula Kantor Camat Noyan, Rabu (15/3/2017).

Pelantikan juga dihadiri Pengurus DAD Kabupaten Sanggau, Ketua GOW Sanggau, Yohana Kusbariah Camat Noyan dan Unsur Forkopomka Noyan serta para Kepala Desa se Kecamatan Noyan.

Adapun pengurus yang dilantik yaitu sebagai Ketua DAD Kecamatan Noyan, Petrus Sudarmain, Wakil Ketua I Kristoporus, Suhardi, Wakil Ketua II Bibi, Sekrtetaris Willybrodus Ramli dan F Frans, Bendahara Betharia Sonata serta dilengkapi berbagai seksi-seksi.

Ketua DAD Noyan Petrus Sudarmin menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab besar dan harus didukung oleh seluruh penggurus.

Untuk itu ia berharap agar jajajarannya berkerja sama saling bantu membantu dan mendukung demi kemajuan DAD Noyan.

“Ini merupakan amanah kepada kita semua jika ini kita jalankan sesuai koridor adat istiadat maka DAD ini akan tumbuh dan berkembang, ” tuturnya.

Sementara itu Camat Noyan yang diwakili Kasi Kesra Kamudi SP meminta agar seluruh pengurus dapat menjalankan amanah yang telah dipercayakan serta menjaga nama baik kepengurusan.

“Pelantikan ini merupakan tonggak sejarah Kecamatan Noyan karena kepengurusan DAD ini baru pertamakali diadakan dan terbentuk. untuk itu setiap program yang dijalankan, harus mengacu pada adat budaya lokal dan mampu mengatasi masalah yang timbul dalam masyarakat dan juga hindari sikap intervensi terhadap hal-hal yang bukan kewenangan pengurus adat, ” tegasnya.

Halaman
123
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help