TribunPontianak/

Citizen Reporter

Bupati Sintang Minta Stakeholders Satukan Persepsi di Forum Musrenbang

Sehingga kita dapat mendorong kemajuan daerah menjadi semakin berdaya saing dan kesejahteraan berkualitas

Bupati Sintang Minta Stakeholders Satukan Persepsi di Forum Musrenbang
ISTIMEWA
Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan paparan saat buka Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Sintang di Gedung Pancasila, Rabu (15/3/2017). 

Citizen Reporter,

Kasubbag Pemberitaan Humas Setda Sintang, Syukur Saleh

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang gelar Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Sintang di Gedung Pancasila, Rabu (15/3/2017).

Jarot Winarno menerangkan Musrenbang merupakan ruang dimana persoalan dan isu pembangunan daerah dibahas dan disepakati secara bersama baik antara pemerintah, dunia usaha dan civil society (masyarakat sipil).

“Output dari forum ini adalah Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) sebagai terjemahan tahunan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” ungkapnya.

RKPD Tahun 2018 merupakan RKPD Tahun ke-3 RPJMD Kabupaten Sintang Periode 2016-2021. Bupati mengajak semua pemangku kepentingan (stakeholders) satukan persepsi terkait berbagai masalah pembangunan Sintang di forum Musrenbang.

“Angka kemiskinan Kabupaten Sintang masih sekitar 36 ribu jiwa dari total penduduk. Ketahanan pangan kita rendah karena produktivitas padi hanya mencapai 2,67 Ton per hektare,” jelasnya.

Tidak hanya itu, rata-rata lama sekolah penduduk Kabupaten Sintang juga rendah baru sekitar 6-7 tahun atau setara kelas satu SMP. Kekurangan dan penyebaran guru masih sangat timpang.

“Di bidang kesehatan, masyarakat cukup rentan terhadap berbagai penyakit. Angka kematian bayi tergolong tinggi yakni 30 per 1.000 kelahiran hidup,” katanya.

Problem air bersih dan keterjangkauan listik juga jadi atensi. Berdasarkan data, prosentase rumah tangga pengguna air bersih hanya sekitar 5,24 persen. Wilayah teraliri listrik hanya sekitar 58,20%. Infrastruktur merupakan persoalan paling serius terutama jalan dan jembatan.

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help