TribunPontianak/

Boca Tewas Tenggelam

BREAKING NEWS: Bocah Tewas Tenggelam di Sekadau Murni Kecelakaan

Korban tewas tenggelam saat menyusul ibunya di sungai, sang ibu Yuni sedang mandi di lanting (wc/jamban) tepian sungai.

BREAKING NEWS: Bocah Tewas Tenggelam di Sekadau Murni Kecelakaan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Willy Candra bocah berusia 3 tahun tewas tenggelam setelah terepelest di lanting (wc/jamban) tepian sungai saat menyusul sang ibu yang sedang mandi, Jumat (3/3) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Seorang bocah di Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir tewas tenggelam, Jumat (3/3) sore.

Peristiwa nahas itu dialami oleh Willy Candra (3) anak dari pasangan Akhir dan Yuni.

Korban tewas tenggelam saat menyusul ibunya di sungai, sang ibu Yuni sedang mandi di lanting (wc/jamban) tepian sungai.

Kapolsek Sekadau Hilir AKP Muhadi menuturkan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Korban tewas tenggelam di sungai Dusun Semaong Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir, Jumat (3/3/2017).

"Korban ke sungai menyusul ibunya yang sedang mandi. Tapi saat menginjak lanting tepi sungai korban terpeleset dan terbawa arus sungai," jelas Muhadi.

Baca: Bocah 3 Tahun di Desa Peniti Sekadau Tewas Tenggelam

Baca: Kronologi Bocah Tewas Tenggelam di Desa Peniti Sekadau

Muhadi menuturkan, korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa oleh ayahnya.

"Sempat di bawa ke bidan setempat untuk diberi pertolongan, namun korban sudah meninggal sebelum ditangani oleh bidan," katanya.

Ia juga menegaskan, peristiwa tersebut murni kecelakaan, karena hasil penanganan di bidan setempat tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Korban juga langsung dimakamkan sesuai adat Tionghoa dan tidak diizinkan oleh pihak keluarga untuk dilakukan autopsi. Karena korban masih anak-anak, sesuai adat Tionghoa korban tidak boleh bermalam dan harus dilangsungkan pemakaman oleh pihak keluarga," tukas Muhadi.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help