Penyebab Wanita Buang Bayi ke Parit Diduga Karena Kurang Perhatian Orangtua

Diungkapkan pula bahwa diketahui NR ibu sekaligus pelaku dari temuan pihak kepolisian terhadap celana dalam yang dibuang NR di sekitar TKP.

Penyebab Wanita Buang Bayi ke Parit Diduga Karena Kurang Perhatian Orangtua
Tribun Pontianak/Facebook Ardiansyah
Warga mengevakuasi mayat bayi di parit Desa Simpang Empat, Sambas 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Raden Real Mahendra mengatakan bahwa NR (16) ibu sekaligus tersangka pembuang bayi. diakuinya kurang sekali mendapatkan perhatian dan pengawasan dari orangtuanya dimana saat hamil orangtua NR tidak mengetahuinya.

"Sangat kurang sekali, karena saat anaknya hamil saja kedua orang tuanya tidak mengetahui hal itu, padahal serumah. Pada waktu kejadian juga NR sehabis melahirkan pada malam hari masih sempat berangkat bersekolah," ujar Kasat, Kamis (2/3/2017).

Diungkapkan pula bahwa diketahui NR ibu sekaligus pelaku dari temuan pihak kepolisian terhadap celana dalam yang dibuang NR di sekitar TKP.

"DN, pelapor yang menemukan mayat bayi tersebut, sekaligus ayah dari NR mengakui bahwa celana dalam tersebut adalah milik anaknya dan diakui pula oleh NR saat ditanyakan," ujarnya.

Baca: Tokoh Perempuan Sambas Imbau Warga Dalami Pendidikan Agama

Kasat juga mengungkapkan bahwa persetubuhan NR dengan TG, sudah dilakukan bahkan sejak NR berusia 14 atau 16 tahun.

"Persetubuhan itu sebenarnya juga sudah terjadi lama pada saat NR berusia sekitar 14-15 tahun, oleh TG. Saat ini TG juga masih dimintai keterangannya dan dikenakan pasal yang di persangkakan yaitu persetubuhan atau pencabulan terhadap anak dibawah umur," ujarnya.

Tambahnya, kasus ini akan diusut tuntas sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Berkaitan dengan NR diberlakukan sistem peradilan pidana anak.

"NR saat ini setelah mendapatkan perawatan akibat pendarahan, sudah pulang ke rumahnya. Kasus ini akan kita usut tuntas sesuai dengan sistem peradilan anak," pungkasnya.

Penulis: Raymond Karsuwadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help