Sekda Berharap IAIN Pontianak Jadi Pusat Pengembangan Islam

IAIN Pontianak diharapkan mampu memberikan respon dan jawaban terhadap tantangan-tantangan zaman

Sekda Berharap IAIN Pontianak Jadi Pusat Pengembangan Islam
Ruslan Humas Prov.
CENDERA MATA - Usai menyampaikan paparannya pada acara Raker IAIN Pontianak, Sekda Kalbar Dr M Zeet Hamdy Assovie, MTM didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Prov Kalbar H Syarif Yusniarsyah menerima cendera mata dari Rektor IAIN Pontianak, yang ber;langsung di hotel Dangau Kota Singkawang, Kamis ( 23/2/2017) 

Citizen Reporter
Ruslan, Humas Pemprov Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG – Arah kebijakan pembangunan Kalimantan Barat sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2013-1018 bahwa kebijakan daerah mengarah pada pemantapan pembangunan berkelanjutan dengan menitik beratkan mendorong berbasis sumber daya lokal.

Pemantapan pembangunan sumber daya manusia berkualitas, pengembangan pusat inovasi, pemantapan sistem konektivitas dan peningkatan efisiensi, efektifitas, dan responsabilitas pelayanan publik.

Sedangkan langkah kebijakan Pemerintah Provinsi Kalbar di bidang agama, antara lain dengan peningkatan kualitas pemahaman agama dalam kehidupan beragama, peningkatan kerja sama, kerukunan intern dan antar umat beragama serta peningkatan kualitas pelayanan keagamaan.

Baca: Kopsyah Mitra Masyarakat Harapkan Dapat Jalin Kerjasama dengan IAIN Pontianak

Hal itu dikemukakan Sekretaris Daerah Kalimantan Barat Dr. M. Zeet Hamdy Assovie, MTM, dalam paparannya saat menjadi narasumber pada acara Rapat Kerja Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak di Hotel Dangau Kota Singkawang, Kamis (23/2).

Menurut Sekda, peran IAIN Pontianak sebagai lembaga pendidikan, pembentukannya dimaksudkan untuk memberikan pengajaran tinggi dan menjadi pusat untuk mengembangkan dan memperdalam ilmu dan pengetahuan tentang agama islam, hal tertuang dalam peraturan presiden nomor 11 tahun 1960 tentang pembentukan IAIN.

Dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, IAIN Pontianak diharapkan mampu memberikan respon dan jawaban terhadap tantangan-tantangan zaman dan mampu mengembangkan dirinya sebagai pusat dan pengembangan Islam.

Selain itu menurut Sekda, peran IAIN Pontianak dengan Pemerintah Provinsi Kalbar dalam rangka peningkatan kualitas kehidupan beragama merupakan salah satu upaya pembangunan Pemerintah untuk memenuhi hak dasar rakyat dalam menjalankan kehidupan beragama sesuai dengan UUD 1945.

Pembangunan bidang agama merupakan investasi penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam arti luas. Sebagai dimensi peningkatan kerukunan umat beragama dan dengan didukung peningkatan saling percaya, saling menghormati dan harmonisasi antar kelompok masyarakat.

Ditambahkannya, dimensi kerukunan intern dan antar umat beragama sangat penting dalam membangun masyarakat yang memiliki kesadaran mengenai realitas multikulturalisme dan memahami makna kemajemukan social sehingga tercipta suasana kehidupan masyarakat yang penuh toleransi, tenggang rasa dan harmoni.

Dalam paparan tersebut Sekda berharap agar IAIN Pontianak dapat mencetak sarjana-sarjana yang professional dan berkualifikasi kader ulama yang diharapkan mampu mengintegrasikan dirinya dalam semua lapangan baik di pemerintah maupun di masyarakat.

Selanjutnya IAIN Pontianak dapat memahami perubahan sosial di masyarakat melalui penelitian terutama yang mengguncang nilai-nilai yang telah dianut dan baku dalam masyarakat yang bersumber ajaran agama untuk dicarikan solusinya.

IAIN Pontianak juga diharapkan mampu memberikan respond dan jawaban terhadap tantangan zaman dan mampu mengembangkan dirinya sebagai pusat dan pengembangan Islam, karena terwujudnya sinegitas antara IAIN Pontianak dengan Pemprov Kalbar akan dapat meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan kualitas SDM melalui Iptek yang disempurnakan atau didukung oleh pembangunan agama (Imtaq).

Sebab menurut Sekda, melalui Sinergitas tersebut, Provinsi Kalbar yang memiliki kemajemukan agama dan budaya serta kearifan lokal, akan mampu membangun toleransi dan kerukunan kehidupan yang semakin baik, untuk mewujudkan masyarakat Kalbar yang beriman, sehat, cerdas, aman, berbudaya dan sejahtera serta memiliki daya saing yang tinggi. (ruslanhumasprov)

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help