TribunPontianak/

Terlibat Pembakaran Lahan, Pemkot Pontianak Cabut Izin Developer

Pemerintah juga tidak segan-segan menindak para pelaku pembakaran lahan, sudah ada beberapa developer yang diberikan peringatan

Terlibat Pembakaran Lahan, Pemkot Pontianak Cabut Izin Developer
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menuturkan sejauh ini sudah ada beberapa developer yang diberikan peringatan terkait kebakaran lahan yang ada di Kota Pontianak.

"Pemerintah juga tidak segan-segan menindak para pelaku pembakaran lahan, sudah ada beberapa developer yang diberikan peringatan," ucapnya saat setelah rapat koordinasi persiapan untuk apel besar siaga dan memecahkan rekor Muri pemadam kebakaran Kota Pontianak dan Kubu Raya diwilayah hukum Polresta Pontianak, Jumat (17/2/2017).

Namun kedepan jika masih ada developer yang terlibat serta terbukti melakukan pembakaran lahan maka ijinnya menurut Edi Kantono, bisa dicabut.

"Dalam rangka mengantisipasi Karhutla 2017 ini tentu kita menjadikan acuan pengalaman dua tahun terakhir. Dengan melakukan tindakan preentif dan preventif serta melibatkan seluruh stakeholder bersama aparat Polisi dan TNI," tambahnya.

Baca: Tahun Ini, Kapolresta Tetapkan Satu Tersangka Pembakaran Lahan

 Edi menambahkan bahwa yang terpenting adalah bagaimana membuat api dari kebakaran tersebut padam sebelum apinya membesar dan menyebabkan kerugian lebih banyak lagi.

"Mudahan-mudahan 2017 ini Pontianak dan sekitarnya tidak timbul asap lagi," harap Edi.

Diakuinya lahan gambut juga menjadi problem yang dihadapi dalam mencegah terjadi kebarakan dan mengendalikan api di Kota Pontianak dan sekitarnya, maka masyarakat dihimbau tidak melakukan pembakaran.

"Jadi antisipasinya adalah melakukan patroli dan masyarakat juga harus segera melaporkan jika melihat asap. Pontianak ada tim masyarakat siaga api, tim gerak cepat, baik dari BPBD maupun Pol PP," pungkasnya.

Selain itu ia juga menutkan rapat yang dilakukan juga membahas pemecahan rekor Muri terhadap apel siaga api dengan personil terbanyak dan menunjukan peralatan yang ada di Kota Pontianak dan Kubu Raya.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help