Prajurit TNI Dituntut Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Krisis Multidimensi

Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai kemungkinan yang amat dinamis, sarat perubahan dan kadangkala sulit untuk diprediksi.

Prajurit TNI Dituntut Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Krisis Multidimensi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MADROSID
Danwing Udara 7 Kolonel Pnb M Yani Amirullah membacakan amanh dari Kasau terkait situasi terkini yang terjadi, di Main Apron Lanud Supadio, Jumat (17/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Segenap prajurit Pangkalan TNI AU Supadio melaksanakan upacara bendera tujuh belasan di main Apron Lanud Supadio, Jum’at (17/2/2017).

Seluruh prajurit mendengarkan pemaparan situasi terkini dari Inspektur Upacara (Irup) Danwing Udara 7 Kolonel Pnb M. Yani Amirullah mewakili Danlanud Supadio Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo, S.IP.

Membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP, menyebutkan sejumlah perkembangan situasi nasional dewasa ini masih diwarnai oleh berbagai upaya untuk mengatasi krisis multidimensi, gerakan separatis, terorisme, konflik horizonal dan masalah-masalah sosial lainnya.

"Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai kemungkinan yang amat dinamis, sarat perubahan dan kadangkala sulit untuk diprediksi," katanya.

Baca: Danlanud Supadio Tutup Pendidikan Juru Monitor Udara Pesawat Hawk 100/200

Untuk itu, sebagai prajurit TNI, dituntut terus meningkatkan kewaspadaan agar tidak mudah terpengaruh atau terpancing oleh isu-isu maupun provokasi dari berbagai pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kita harus menyadari dan memahami betul karakter dan jati diri TNI serta PNS, yang harus tetap berpegang teguh pada prinsip yang dilandasi dengan jiwa sapta marga, sumpah prajurit, delapan wajib TNI dan Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia sehingga kita mampu berpijak pada posisi yang benar dan tidak terombang-ambing oleh berbagai kepentingan,” tuturnya menyampaikan amanah Kasau.
Dikatakannya sebagai salah satu komponen pertahanan negara, TNI AU terus tumbuh dan berkembang seiring dengan dinamika pembangunan nasional dan perkembangan lingkungan strategis serta pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan.  “Tantangan tugas kita ke depan akan semakin berat dan kompleks dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang begitu cepat dan dinamis serta penuh dengan ketidakpastian,” jelas Kasau.
Upacara yang berlangsung secara khidmat diikuti satuan kerja di jajaran Lanud Supadio seperti Skadron Udara 1, Skadron Udara 51, Batalyon 465 Paskhas Brajamusti, Denhanud 473 Paskhas dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Penulis: Madrosid
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help