Hingga Kini Jaringan Listrik Tertimpa Pohon Belum Ditangani PLN

Dari jam delapan pagi tadi saya sudah telepon, tapi masih belum ada juga yang datang petugas PLN untuk melakukan perbaikan sampe siang.

Hingga Kini Jaringan Listrik Tertimpa Pohon Belum Ditangani PLN
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Jaringan listrik yang berada di sekitaran Dusun Martalaya, Desa Raja, Kecamatan Ngabang, menyangkut dan tersandar di dua atap rumah milik warga sejak Kamis (16/2/2017) sekitar pukul 22.30 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kepala Desa (Kades) Raja Zulkanain membenarkan kejadian pohon timpa kabel dan kemudian kabel mengenai atap rumah warga. Setidaknya ada dua atap rumah warga yang terkena, dan yang dan satu rumah hampir terkena tiang listrik yang penyot.

"Iya tadi malam kejadiannya, kabel yang tertarik karena ditimpa pohon itu kena atap rumah warga yakni Teti dan Uswan. Sedangkan tiang listrik yang penyot dan hampir kena rumah itu rumah milik H Kasmiono," ujar Kades Raja, Zulkarnain saat ditemui Tribun pada Jumat (17/2/2017).

Kades juga menerangkan, setelah kejadian tersebut belum ada pihak PLN Rayon Ngabang yang datang untuk memperbaiki atau pun mengevakuasi.

"Dari jam delapan pagi tadi saya sudah telepon, tapi masih belum ada juga yang datang petugas PLN untuk melakukan perbaikan sampe siang," katanya.

Baca: Pohon Tumbang Timpa Jaringan Listrik di Ngabang 

Sehingga Zulkarnain pun merasa kesal dengan lambannya penangganan dari pihak PLN tersebut. "Kesal juga saya, masa gak ada upaya dari PLN. Sementara warga saya terus bertanya-tanya, beberapa kali sudah saya hubunggi alasan PLN karyawannya lagi sibuk semua," kesalnya.

Untuk itu dirinya berharap agar pihak PLN segera melakukan perbaikan, karena dikhawatirkan bisa membahayakan warga. "Takutnya tertarik-tertarik terus kabel tu, bisa bahayakan warga di dalam rumah. Apalagi tiang yang penyot itu, kan pas dipinggir jalan," ungkapnya.

Sementara itu satu diantara warga sekitar Abdul, juga menerangkan, hingga sore belum juga ada penanganan dari pihak PLN untuk melakukan perbaikan. "Masih belum ada perbaikan hingga sore jelang maghrib ni, takut kita nanti bahaya untuk warga lainnya terutama yang punya rumah," jelasnya.

Penulis: Alfons Pardosi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help