TribunPontianak/

Mantan Kasat Reskrim Terjaring OTT Usai Sertijab

AKP Ahmad Budi memang dimutasi untuk menduduki jabatan baru di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah.

Mantan Kasat Reskrim Terjaring OTT Usai Sertijab
TRIBUNFILE/IST

TRIBUNPONTIANAK, BARITO SELATAN - Tim Saber Pungli Polda Kalteng melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap mantan Kasat Reskrim Polres Barito Selatan (Barsel), AKP Ahmad Budi Martono, Selasa (3/1/2017) lalu.

AKP Ahmad Budi ditangkap di Halaman Satreskrim Polres Lama Barsel, persis setelah serah terima jabatan dirinya kepada pejabat Kasat Reskrim Polres Barsel yang baru.

Barang bukti uang suap Rp 150 juta dalam amplop besar bertuliskan Reskrim diamankan.

AKP Ahmad Budi memang dimutasi untuk menduduki jabatan baru di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah.

Apa penjelasan Mabes Polri?

Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto, mengatakan AKP Ahmad Budi ditangkap terkait perkara tindak pidana korupsi pembangunan jalan APBD tahun 2015 senilai Rp 1,2 miliar dengan tersangka H Syahrul.

Pelaksana pekerjaan pembangunan jalan itu adalah CV Bintang Malungai Group dimana Lina Indriawati adalah direktur utama yang ternyata Lina merupakan anak H Syahrul.

"Setelah dilakukan penyidikan, akhirnya ?berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi atas nama Syahrul kemudian lengkap (P21). Lalu yang bersangkutan (AKP Ahmad budi) meminta uang pada Syahrul agar status Lina Indriawati sebagai saksi tidak ditingkatkan menjadi tersangka oleh penyidik Satreskrim Polrers Barsel," kata Rikwanto di Jakartam Sabtu (7/1/2017).

Selanjutnya Syahrul memenuhi permintaan AKP Ahmad budi, uang tersebut diserahkan Syahrul dan diterima oleh Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Barsel bernama Aiptu Rochmat di ruang unit tipidkor Sat Reskrim Polres Barsel (kantor lama).

Kemudian uang itu oleh Aiptu Rochmat diserahkan kepada AKP Ahmad dengan cara diletakkan dalam mobil Avanza Velos warna hitam Nopol BW 1780 AB pada bagian kursi depan sebelah kiri.

"Saat itulah tim Satgas Saber Pungli Polda Kalteng melakukan penangkapan terhadap Syahrul selaku pemberi dan melakukan penangkapan terhadap AKP Ahmad serta mengamankan barang bukti uang Rp 150 juta," ujar Rikwanto.

Editor: Hasyim Ashari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help