Sepanjang Tahun 2016 Ada 31.030 Warga Negara Tiongkok di Indonesia

Jika secara keseluruhan, maka izin tinggal terbatas yang sudah diberikan adalah 160.865.

Sepanjang Tahun 2016  Ada 31.030 Warga Negara Tiongkok di Indonesia
ANTARA/TEGUH IMAM
FOTO ILUSTRASI - Puluhan WNA asal China diamankan di Markas Polda Kalbar, beberapa waktu lalu, terkait penggunaan tenaga kerja asing tanpa izin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mencatat sejak 1 Januari hingga 18 Desember 2016 memaparkan sebanyak 31.030 Warga Negara Tiongkok mendapat izin tinggal terbatas di Indonesia.

Izin tinggal terbatas tersebut diperuntukkan bagi warga negara asing yang akan bekerja di Indonesia.

"Jumlah izin tinggal terbatas yang diberikan untuk sebagai dasar orang asing bisa bekerja, ini sebanyak 31.030 orang Warga Negara China," kata Direktur Jenderal Imigrasi, Ronny F Sompie saat diskusi bertajuk 'Di Balik Serbuan Asing' di Cikini, Jakarta, Sabtu (24/12/2016).

Jika secara keseluruhan, maka izin tinggal terbatas yang sudah diberikan adalah 160.865.

Meski demikian, Ronny mengatakan belum tentu data tersebut saat ini ada 160.865 orang asing di Indonesia yang mendapatkan izin tinggal terbatas.

Pasalnya bisa saja mereka telah meninggalkan Indonesia karena pekerjaan mereka telah selesai.

"Bisa saja dia Juni sudah selesai, kembali. Nah data ini yang harus saya cocokkan dengan Kementerian Tenaga Kerja," kata pensiunan polisi pangkat inspektur jenderal itu.

Terkait masalah deportasi, Ronny mengatakan pihaknya telah memulangkan 7.787 tenaga kerja asing. 1.837 di antaranya adalah pekerja asing Warga Negara Tiongkok.

Deportasi tersebut karena mereka tidak bisa menunjukkan dasar yang kuat berada di Indonesia.

"Ada 1.837 orang asing yang sudah kita tolak khususnya berasal dari RRC. Kalau secara keseluruhan ada 7.787 WNA yang sudah kita lakukan deportasi, kita lakukan tindakan imigrasi kembali ke negaranya," ujar bekas Kapolda Bali itu.

Editor: Jamadin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved