TribunPontianak/

Tradisi Robo robo

Tradisi Robo-robo Juga Dapat Dijumpai di Nanga Pinoh Loh!

Nuansa kekeluargaan kental terasa manakala warga baik tua maupun muda, berbaur menyantap hidangan yang disajikan secara seprahan.

Tradisi Robo-robo Juga Dapat Dijumpai di Nanga Pinoh Loh!
TRIBUNPONTIANAK/ZULKIFLI
Warga Gg Abdul Manan Desa Tanjung Niaga Kecamatan Nanga Pinoh saat menggelar tradisi robo-robo, Rabu (30/11). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,MELAWI -Tradisi robo-robo ternyata juga masih dapat dijumpai di tengah-tengah masyarakat Nanga Pinoh. Misalnya yang digelar warga Desa Tanjung Niaga, Dusun Bukit Tinggi, tepatnya di Gg Abdul Manan, Rabu (30/11/2016).

Nuansa kekeluargaan kental terasa manakala warga baik tua maupun muda, berbaur menyantap hidangan yang disajikan secara seprahan.

Makanan tersebut sebelumnya dibuat bersama oleh kaum ibu setempat.

Uniknya dalam setiap tradisi robo-robo, makanan dihidangkan di alam terbuka, baik ditengah jalan atau jembatan dengan beralaskan tikar.

Tradisi ini dimulai dengan pembacaan doa, dan dilanjutkan makan bersama.

"Tradisi ini biasa rutin kita laksanakan setiap tahunya, manfaatnya misalnya meningkatkan silaturahmi antar warga,"Kata Pak Toton Tokoh Masyarakat sekaligus penggiat seni budaya, di Naga pinoh.

Tradisi robo-robo atau dikenal upacara tolak bala.

Tradisi ini cukup dikenal di Kabupaten Mempawah, dan beberapa daerah pesisir di beberapa Kabupaten lain di Kalbar, misalnya Kabupaten Kubu Raya.

Upacara robo-robo ini biasanya dilakukan dibulan safar dalam kalender Hijriyah.

Biasanya dirangkaikan dengan adat istiadat daerah setempat.

Penulis: Zulkifli
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help