Nusantara Bersatu, Wujud Kebersamaan Masyarakat Kalbar

Pangdam menegaskan bahwa adanya pehamanan bagi masyaraka terkait cinta Indonesia serta persatuan disini sebagai aplikasinya saja.

Nusantara Bersatu, Wujud Kebersamaan Masyarakat Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMASYAH
PANGDAM XII Tanjungpura Mayjen TNI Andika Perkasa 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Pangdam XII/TPR Mayjen TNI Andika Perkasa mengatakan pelaksanaan Nusantara Bersatu Indonesiaku Indonesiasmu sebagai satu diantara wujud pengaplikasikan semua pihak untuk mencitai Negara Indonesia khususnya masyarakat di Kalbar.

"Kita hanya ingin mewujudkan dan masyarakat juga menginginkan agar dibicarakan ke semua unsur pemuka agama dan masyarakat. Makanya kita gelar acara kebersamaan disini dengan semuan unsur dari masyarakat. Dari tokoh agama, adat, pelajar, mahasila dan ulama," ujarnya, dalam acara Nusantara Bersatu di Kodam XII/TPR, Rabu (30/11/2016).

Pangdam menegaskan bahwa adanya pehamanan bagi masyaraka terkait cinta Indonesia serta persatuan disini sebagai aplikasinya saja. Namun yang lebih pentingnya adalah bisa menjaga bersama persatuan dan selalu mencintai Indonesia.

Baca: Petinggi Kalbar Doa Bersama di Nusantara Bersatu

"Ini hanya bagaimana kita mencintai negara kita yang punya berbagai anekaragam dengan cara menjalani rute perbatasan kita dengan melibatkan seluruh masyarakat, itukan salah satu aplikasinya saja," ungkapnya.

Sementara, rongrongan terhadap pengrusakan di tengah masyarakat, juga berenaka ragam. Hanya bentuknya dalam mempecah belah itu abstrak tapi dalam kehidupan sehari-hari itu banyak.

"Kita bersama perlu dalam mengantisipasi dalam kehidupan sehari-hari ini. Bagi saya yang selalu kita jaga bersama baik kementrian pertahanan, Danlanud, Lantamal dan kapolda," tuturnya.

Andik katakan telah berupaya untuk sedini mungkin bisa mencekal setiap peluang yang bisa mengarah pada arah perpecahan warga negara dari cinta NKRI.

"Kita berupaya sedini mungkin mengantisipasi semua upaya yang dapat merusak persatuan dan kesatuan masyarakat di negara Indonesia," pungkas Pangdam.

Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Musyafak menerangkan adanya wujud kebersamaan antara TNI/Polri bersama masyarakat, sebagai upaya bersama untuk mencintai negara Indonesia,

"Dimana NKRI, pancasila dan UU 45 yang harus kita jaga bersama. Ini salah satu wujud tidak hanya dari TNI/Polri tapi masyarakat beranekaragam yang hadir," katanya.

Musyafak mencontoh kebersamaan dalam berdoa dilakukan secara bersama dari semua agama. Guna mewujudkan kecintaan terhadap Indonesia dan kebersamaan seluruh masyarakat dari semua perbedaan.

"Saya yakin persatuan ini dengan tema nusantara bersatu Indonesiaku Indonesiamu. Ini merupakan implementasi bahwa masyarakat kalbar adalah masyarakat suka bersatu dan ingin menjaga selalu Kamtibmas di Kalbar," ungkapnya.

Untuk itu, kapolda mengajak seluruh masyarakat khusunya Kalbar untuk terus berdoa agar acara ini bisa mewakili kebersamaan dan kencitaan terhadap Indonesia kedepan.

"Kita berdoa bersama-sama agar bisa seterusnya seperti ini. Dan wujud kebersamaan selalu kita adakan. Bagian dari wujud itu dengan mengimplementasikan kebersamaan seperti ini. Semoga ini menjadi pemahaman bagi masyarakat seluruhnya untuk menjaga persatuan dan kecintaan terhada NKRI," pungkas Kapolda.

Ikuti kami di
Penulis: Madrosid
Editor: Rizky Zulham
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help