Tradisi Robo Robo

Mardani: Robo-Robo Merupakan Warisan Nenek Moyang

Robo-robo ini bermula dari datangnya Raja Opu Daeng Manambon di tanah Mempawah pada tahun 1737 M

Mardani: Robo-Robo Merupakan Warisan Nenek Moyang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Tarian adat melayu yang dibawakan pelajar saat acara Robo-Robo di Karangan pada Rabu (30/11/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Ketua panitia pagelaran adat budaya Robo-Robo di Karangan Kecamatan Mempawah Hulu, Mardani, mengatakan gelar adat budaya Robo-Robo yang digelar tersebut merupakan warisan dari nenek moyang.

"Robo-robo ini bermula dari datangnya Raja Opu Daeng Manambon di tanah Mempawah pada tahun 1737 M. Masyarakat menyambut antusias, dan beliau memberikan ketupat kepada masyarakat. Kemudian berdoa untuk dijauhkan dari bencana," ujarnya, Rabu (30/11/2016).

Tema yang diambil dalam gelar adat budaya Robo-Robo ke XIV di Karangan adalah, Dengan Semangat Gelar Adat Budaya Robo-Robo ke XIV Tahun 2016 di Kecamatan Mempawah Hulu, Mari Kita Pertahankan NKRI dan Perkuat Semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Baca: Pj Bupati Landak Dukung Pagelaran Adat Budaya Robo-robo

Sebelumnya juga kata Mardani sudah dilakukan ziarah akbar ke makam Pangeran Adiwijaya Kusuma yang merupakan sepupu dari Raja Opu Daeng Menambon. Berbagai lomba pun digelar dalam kegiatan Robo-robo tersebut.

Untuk itu dirinya mengajak, dengan adanya gelar adat budaya Robo-Robo tersebut masyarakat bersama Pemerintah bisa membangun Landak agar lebih maju. "Mari kita dukung program pembangunan di Landak untuk mensejahterakan masyarakat," harapnya.

Ikuti kami di
Penulis: Alfons Pardosi
Editor: Jamadin
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help