Kasus Narkoba Seperti Fenomena Gunung Es, Berikut Analisanya

Apalagi kalau sudah sampai ke Kapuas Hulu saya sangat prihatin karena ini penghancur generasi muda dari pinggir ibu kota dan pendalaman.

Kasus Narkoba Seperti Fenomena Gunung Es, Berikut Analisanya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Sabu seberat 19,79 kilogram, diamankan petugas gabungan di PLBN Nanga Badau, Rabu (30/11/2016). 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Hukum Universitas Tanjungpura, Turiman Fachturahman menuturkan Indonesia sudah masuk darurat narkoba karena sudah sampai ke Kalbar.

Berikut analisanya:

Apalagi kalau sudah sampai ke Kapuas Hulu saya sangat prihatin karena ini penghancur generasi muda dari pinggir ibu kota dan pendalaman. Hal ini sangat disayangkan, pemberantasan narkoba ini memang perlu sinergisitas antara penegak hukum dengan pemerintah daerah.

Penyebaran narkoba menyangkut regenerasi muda Indonesia. Penyelundupan ini lebih dari 1 Kg ancamannya hukuman mati. Kita lihat perkembangan kepolisian mengungkapkan dalang. Kita berharap kepolisian bisa profesional menangani masalah penyelundupan ini karena lebih jahat dari teroris.

Selain kepolisian perlu peran tokoh masyarakat, tokoh agama hingga pemuda. Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri, diperlukan partisipasi dari semua pihak. Penyadaran hukum tidak bisa sendiri tetapi harus komprehensif. Apalagi kalau sampai masuk ke desa, aparat dan pemerintah desa harus berperan aktif terlebih tingkat RT dan RW.

Penemuan penyelundupan yang besar ini merupakan fenomena gunung es jadi yang muncul ke permukaan saja terlihat, sebenarnya peredaran yang tidak tertangkap oleh pengawasan aparat juga banyak. Penyebaran narkoba ini sudah tidak perorangan lagi tetapi terorganisir dengan baik.

Untuk mengungkapkan lebih banyak lagi penyebaran narkoba kata kuncinya harus ada koordinasi dan komunikasi antar petugas atau aparat penegak hukum. Semua elemen diharapkan bisa membantu kepolisian apalagi ini negara kita sudah dianggap darurat narkoba. Sehingga bukan hanya tanggungjawab penegak hukum.

Masyarakat juga harus aktif dan berpartisipasi menyampaikan seandainya tercium adanya indikasi penyebaran narkoba. Jika masyarakat sudah tumbuh kepedulian dengan menyampaikan informasi berikan apresiasi dan kepolisian bekerja secara optimal.

Jangan sampai ada oknum yang bermain, masyarakat akan tumbuh kesadaran apabila aparat profesional. Aparat harus menindaklanjuti tanpa adanya kepentingan-kepentingan tertentu.

Ikuti kami di
Penulis: Maskartini
Editor: Rizky Zulham
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help