BREAKING NEWS: Tanah Longsor di Depan Masjid Jami At-Taqwa Sekadau

Kebetulan di Sekadau ini sudah sejak dua malam yang lalu, berturut-turut dilanda hujan cukup lebat.

BREAKING NEWS: Tanah Longsor di Depan Masjid Jami At-Taqwa Sekadau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TITO RAMADHANI
Wakil Bupati Sekadau, Aloysius saat meninjau lokasi longsor di depan Masjid Jami' At-Taqwa Sekadau, di Desa Mungguk, Sekadau Hilir, Rabu (30/11/2016). Bangunan halte dan pepohonan di kawasan tersebut ambruk hingga ke Sungai Sekadau. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Hujan deras yang mengguyur Sekadau sepanjang malam, menyebabkan tanah di depan Masjid Jami' At-Taqwa Sekadau, di Desa Mungguk, Sekadau Hilir, longsor dan membuat bangunan tempat duduk berkanopi seperti halte di depan masjid ikut ambruk hingga ke bibir Sungai Sekadau, Rabu (30/11/2016) dini hari.

"Jam 2 dinihari tadi, pas selesai hujan lebat. Ada bunyi semacam gemuruh. Untunglah pas tengah malam, jadi ndak ada aktivitas warga, jadi tidak ada korban," ungkap Ade Busri (56), Ketua Pengurus Masjid Jami' At-Taqwa Sekadau, Rabu (30/11/2016).

Baca: Musim Penghujan, Kalbar Rawan Banjir dan Longsor

Hujan memang cukup deras turun sepanjang malam, sejak Selasa (29/11/2016) malam hingga Rabu (30/11/2016) dini hari.

"Kebetulan di Sekadau ini sudah sejak dua malam yang lalu, berturut-turut dilanda hujan cukup lebat. Dari habis maghrib sampai sekitar pukul 1.00 WIB. Malam kedua ini terjadi longsor di depan masjid jami' ini," jelasnya.

Busri memaparkan, akibat longsor tersebut satu bangunan berkanopi seperti halte dan beberapa pohon kelapa sawit ikut ambruk hingga ke Sungai Sekadau. Sehingga, ia merasa khawatir jika hujan deras kembali turun, kawasan sekitar akan ikut longsor ke sungai.

"Tanah di lokasi longsor ini, kiri-kanannya sudah retak-retak semua. Takutnya apabila ada hujan lagi seperti dua hari yang lalu, tidak menutup kemungkinan yang kiri-kanan ini akan longsor lagi," terangnya.

Ikuti kami di
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Jamadin
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help