Sabu di PLB Nanga Badau

BREAKING NEWS: DPRD Kalbar Apresiasi Kinerja Petugas di PLBN Nanga Badau

Saya bersyukur, narkoba yang masuk dari Malaysia dari Perbatasan Badau, bisa digagalkan oleh aparat kita.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Anggota DPRD Provinsi Kalbar dapil Kapuas Hulu, Sintang, dan Melawi, Suyanto Tanjung mengapresiasi keberhasilan petugas gabungan, Kepolisian, TNI, dan Bea Cukai dalam mengamankan Narkoba jenis Sabu dari Malaysia 19 Kg lebih dan inex 1995 butir, di PLBN Nanga Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Kaupuas Hulu.

"Saya merasa bangga atas keberihasilan dari petugas kita, yang selalu mengawasi ketat di Perbatasan Badau tersebut. Apa lagi kalau masalah narkoba, merupakan barang yang sangat membahayakan masyarakat," ujarnya, Rabu (30/11/2016).

Penangkapan ini kata Tanjung, merupakan prestasi yang luar atas kerja aparat kepolisian, TNI, Bea Cukai di Perbatasan Badau. "Kita harus perangi narkoba, baik aparat, masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat kita di Kalbar," ungkap politisi Partai Hanura itu.

Apresiasi juga disampaikan oleh Anggota DPRD Kalbar dapil tujuh (Kapuas Hulu, Sintang, dan Melawi) Kadri. Ia menuturkan, prestasi sangat luar biasa kerja aparat Kepolisian, TNI, dan Beas Cukai dalam mengamankan Perbatasan di Kapuas Hulu.

"Saya bersyukur, narkoba yang masuk dari Malaysia dari Perbatasan Badau, bisa digagalkan oleh aparat kita. Kalau sampai barang haram itu lolos, bayangkan berapa masyarakat kita harus terbunuh karena narkoba. Maka dari itu sangat mengucapakan terimakasih kepada aparat," ucapnya.

Baca: Selain Sabu, Petugas Juga Amankan 1995 Butir Ekstasi

Politisi Partai PKB itu juga mengimbau, kepada seluruh masyarakat di Kapuas Hulu pada umumnya Kalbar, untuk sama-sama memerangi narkoba. "Kita tahu bahwa, Kalbar merupakan wilayah perbatasan, sangat rawan dengan mudahnya narkoba masuk ke wilayah kita," katanya.

Kadri meminta, kepada peemrintah pusat merupakan bertanggungjawab wilayah perbatasan, untuk memperkuatkan lagi personil dan pengawasan keluar masuk barang dan manusia di perbatasan baik di Badau, Entikong, Sajingan, dan perbatas lainnya yang ada di Kalbar.

"Aparat kita juga tak mampu sendiri, memberantas narkoba. Maka dari itu perlu ada bantuan dan kerjasama seluruh masyarakat di Kalbar, untuk perangi narkoba yang masuk ke Kalbar," ungkapnya. 

Ikuti kami di
Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help