TribunPontianak/

Pengamat Pendidikan: Guru Jangan jadi Korban

Aswandi mencontohkan guru yang dilaporkan melakukan kekerasan terhadap muridnya, namun padahal hal tersebut masih dilakukan dalam batas kewajaran.

Pengamat Pendidikan: Guru Jangan jadi Korban
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ZULKIFLI
Para guru saat menghadiri seminar HUT PGRI di Aula Pendopo Bupati Melawi, Selasa (28/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Pengamat Pendidikan Kalbar, Dr Aswandi sepakat dengan apa yang disampaikan Bupati Melawi, bahwa memang perlu adanya aturan yang jelas mengenai kriteria Pungli. Terutama dalam kaitanya dengan aktifitas sekolah.

"Saya juga sepakat dengan apa yang disampaikan Bupati bahwa Pungli, mesti jelas aturanya, jelas indikatornya parameternya jelas, definisi jelas. Kalau tidak akan berbahaya," ungkapnya di Nanga Pinoh, usai menajadi Narasumber Seminar HUT PGRI.

Aswandi mencontohkan guru yang dilaporkan melakukan kekerasan terhadap muridnya, namun padahal hal tersebut masih dilakukan dalam batas kewajaran. Ini dilakukan padahal dalam tugas mendidik siswanya.

"Ini juga mesti jelas, sehingga tidak.menghambat guru dalam melaksanakan tugasnya. Guru jangan sampai menjadi korban, sehingga tidak tenang dalam melaksanakan tugas," ujarnya.

Baca: Ingatkan Guru Tak Pungli, Pemkab Melawi Segera Bentuk Tim Saber

Begitu pula dengan misalnya penarikan iuran yang dilakukan sekolah misalnya, harus memalui prosedur dan ketentuan. "Misalnya melalui komite sekolah, Dinas dikasi tahu DPRD dikasi tahu," ungkapnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help