Cornelis akan Tangkap Warga yang Jual Bukit Soeharto
Gubernur Kalbar Cornelis meminta khususnya kepada masyarakat Desa Mandor atau pun masyarakat yang tinggal di sekitaran Bukit Soeharto untuk tidak...
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi
TRIBUNPIONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Gubernur Kalbar Cornelis meminta khususnya kepada masyarakat Desa Mandor atau pun masyarakat yang tinggal di sekitaran Bukit Soeharto untuk tidak menjual tanah tersebut.
Baca: Cornelis Tanam Pohon di Bukit Soeharto Desa Mandor, Ini Videonya
"Kenapa dalam peringatan hari penanaman pohon Indonesia ini di laksanakan di Mandor, karena ini milik Pemerintah Kalbar. Saya mohon kepada masyarakat Mandor tanah ini jangan di jual," ujarnya seusai tanam pohon di Bukit Soeharto pada Senin (21/11/2016).
Cornelis yang sudah dua periode menjabat Gubernur Kalbar ini menegaskan, kalau ada yang berani menjual tanah di Bukit Soeharto akan ditangkap.
"Kepada masyarakat yang sudah ada jual, tolong dikembalikan. Kalau tidak akan saya minta Kapolres untuk tangkap," katanya.
Dijelaskan Cornelis, sebab nanti penanaman pohon akan ditambah lagi ke depannya. Dirinya juga meminta kepada Pemerintah Provinsi untuk memagar Bukit Soeharto menggunakan kawat berduri agar bisa lebih mudah terkontrol.
"Tapi selama ini tidak diindahkan apa yang saya perintahkan itu, dan tidak pernah dianggarakan. Saya mau pemagaran bisa terealisasi, karena paling ada butuhkan dana sekitar Rp 2 miliar untuk keliling tanah ini dipagar kawat," harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/gubernur-kalbar_20161121_165744.jpg)