Ledakan Bom di Gereja Samarinda

Aparat Bersenjata Lengkap Bersiaga di Gereja Samarinda Yang Di Bom

Sementara itu, aparat gabungan kepolisian di Polresta Samarinda masih terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi

Aparat Bersenjata Lengkap Bersiaga di Gereja Samarinda Yang Di Bom
Tribun Kaltim/Christoper Desmawangga
Aparat gabungan dari Polri dan TNI melakukan penjagaan di Gereja Oikuemene, lokasi terjadinya ledakan bom, Senin (14/11/2016). TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Christoper D

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMARINDA - Pascaledakan bom yang terjadi di Gereja Oikuemene, Jalan Cipto Mangunkusumo, Minggu (13/11/2016) pagi kemarin, situasi dan kondisi di sekitar lokasi kejadian tampak kondusif.

Namun, aparat gabungan dengan persenjataan lengkap dari Polsek Samarinda Seberang, Detasemen B Brimob Polda Kaltim dan TNI, sejak kejadian kemarin hingga saat ini masih melakukan penjagaan.

Baca: Intan Olivia Bocah Dua Tahun Korban Ledakan Bom Samarinda Meninggal

Terdapat sekitar 10 aparat yang melakukan penjagaan. Bahkan motor yang diduga milik pelaku, dengan nomor polisi H 2372 PE dan tiga motor lainnya yang terkena ledakan masih berada di halaman depan gereja.

"Penjagaan sejak kemarin dilakukan, 24 jam penjagaan dilakukan di sekitar lokasi kejadian. Warga yang tidak berkepentingan tidak bisa masuk, kecuali pendeta dan pengurus gereja," kata Wakapolsek Samarinda Seberang, AKP Achmad Djupi.

"Untuk masjid yang dijadikan tempat tinggal pelaku, kami juga monitor, karena targetnya kan bukan disana," kata dia.

Sementara itu, aparat gabungan kepolisian di Polresta Samarinda masih terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang diduga berkaitan dan kenal dengan pelaku.

Dikabarkan pelaku akan segera menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Densus 88.

Editor: Galih Nofrio Nanda
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved