Profile
Semangat Belajar Sang Juara
Selain belajar sendiri, sekarang sudah dapat guru yang mau mengajarkan. Meski merasa kesulitan, dirinya tidak menyerah begitu saja.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Arief
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dibalik kemampuannya bersyair, Juara Syair FSBM XI, Julianti ternyata pernah pesimis dirinya mampu menguasai sastra lama itu. Apalagi sampai menampilkannya di muka umum.
Rasa pesimis muncul, karena dirinya merasa kesulitan di awal-awal belajar. Selain itu, basic pemilik nama beken Yulie Ledhista ini adalah singer dangdut.
"Saat belajar pertama itu sulit. Berbeda sekali dengan dangdut. Saya sempat mengira tidak bisa," katanya kepada Tribun Pontianak, Sabtu (22/10/2016).
Selain belajar sendiri, sekarang sudah dapat guru yang mau mengajarkan. Meski merasa kesulitan, dirinya tidak menyerah begitu saja. Yulie terus mengasah kemampuannya.
Belajar dan terus belajar dari sumber yang ada. "Meyakinkan diri bahwa aku bisa lho. Jangan sampai kalah. Bagaimanapun caranya," ungkap Yulie.
Baca: Yulie Siap Bagikan Ilmu Syair kepada Penerusnya
Pertama kali tampil dalam event besar, saat FSBM digelar di Sintang. Saat itu, dirinya mendapat predikat juara harapan satu. Raihan ini tak menyurutkan langkahnya menjadi lebih baik. Yulie tetap terus belajar dan berlatih.
"Lomba kedua, waktu FSBM digelar di Pontianak. Naik satu tingkat lagi menjadi juara tiga. Sekarang alhamdulillah naik lagi menjadi juara pertama," ujar alumnus SMK Amaliyah Sekadau ini.
Predikat juara sudah diraih. Saat ini Yulie merupakan penyair Melayu terbaik untuk kategori wanita di FSBM XI.
Namun hal itu bukan menjadi alasan baginya untuk cepat merasa puas. Yulie masih ingin belajar dan membuat karakter sendiri.
"Selain belajar sendiri, juga sudah dapat guru yang mau mengajarkan. Sekarang harus bisa membuat karakter sendiri," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/julianti_20161022_095407.jpg)