Warga Desak Pembangunan Masjid Agung Sanggau Cepat Rampung.

Pembangunan Masjid Agung itu memang harus segera diselesaikan, karena sudah cukup lama pembangunannya

Warga Desak Pembangunan Masjid Agung Sanggau Cepat Rampung.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Ketua Panitia pembangunan Masjid Al-Mu'awwanah Sanggau, H. Munawar, saat menunjukkan proses tahap pembangunannya, Minggu (16/10/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SANGGAU - Masjid Agung kebanggaan warga Kota Sanggau, sampai saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Sudah menjadi rahasia umum jika pembangunan Masjid Agung Al Mu’awwanah, Kelurahan Ilir Kota Kecamatan Kapuas tersebut sudah dilakukan sejak 2013 silam. Namun, sampai saat memasuki sekitar tahun keempat ini masjid tersebut masih juga belum rampung.

Warga Sanggau, Ilman berharap pembangunan Masjid yang menjadi kebanggaan Umat Islam di Kota Sanggau tersebut harus segera dirampungkan, Minggu (16/10/2016)

"Pembangunan Masjid Agung itu memang harus segera diselesaikan, karena sudah cukup lama pembangunannya, dan kita sebagai warga memang sangat mengharapkan pembangunan segera selesai," ujarnya.

Hingga kini pembangunan terus dikebut oleh panitia pembangunan Masjid Agung. Ketua Panitia pembangunan Masjid Al-Mu'awwanah Sanggau, H. Munawar menuturkan jika pihak panitia sangat berkomitmen untuk mempercepat proses pembangunan Masjid terbesar di Kabupaten Sanggau. "Sekarang masih dalam tahap melengkapi dan membenahi yang kurang saja," kata H Munawar.

H Munawar yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Muslimin Sanggau menjelaskan,  hingga saat ini realisasi pembangunan Masjid Agung Sanggau sudah mencapai 75 persen. Kemudian ditargetkannya jika pengerjaan masjid yang menjadi kebanggan warga sanggau diselesaikan tahun 2017 mendatang.

"Kita menargetkan tahun depan sudah selesai," terangnya. Untuk itu, partisipasi masyarakat untuk menyelesaikan pembangunan sangat diharapkan.

Selain menggunakan dana Pemerintah, ketua panitia pembangunan juga mengakui bahwa pembiayaan pembangunan Masjid juga mendapat dukungan dana dari umat.

Masjid yang dibangun tersebut juga direncanakan, selain sebagai tempat peribadatan, juga akan menjadi pusat pembinaan dan pelatihan umat, karena memang telah direncanakan maka dari itulah  Masjid tersebut memiliki dua lantai.

"Masjid kita ini ada dua lantai, lantai pertama kita gunakan untuk ibadah lima waktu, lantai kedua bisa kita pakai untuk pembinaan umat dan pelatihan-pelatihan ke umatan lainnya," pungkasnya.

--

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help