Petugas Dishub Kempiskan Ban Mobil yang Parkir Sembarangan di Jl Sutoyo

Namun setelah dipanggil setidaknya lima kali bahkan lebih tidak ada juga pemilik mobil yang datang.

Petugas Dishub Kempiskan Ban Mobil yang Parkir Sembarangan di Jl Sutoyo - kempiskan-ban-mobil-1_20160617_145501.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Petugas Dishubkominfo Pontianak mengempiskan ban mobil yang parkir di bahu Jalan Sutoyo, Pontianak, Jumat (17/6/2016).
Petugas Dishub Kempiskan Ban Mobil yang Parkir Sembarangan di Jl Sutoyo - kempiskan-ban-mobil-2_20160617_145755.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Petugas Dishubkominfo Pontianak mengempiskan ban mobil yang parkir di bahu Jalan Sutoyo, Pontianak, Jumat (17/6/2016).

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubkominfo) Kota Pontianak rutin adakan patroli keliling

Kepala Dishubkominfo Pontianak, Dra Utin Sri Lena Candramidi menuturkan jika pihaknya selalu rutin melakukan patroli di jalanan dari pagi hari hingga malam.

"Tim kita dari dishub selalu melakukan patroli rutin dari pagi hingga malam hari, semua dilakukan hanya untuk memberikan kenyaman dan keaman kepada pengguna jalan," ungkap Utin saat diwawancarai Tribun Pontianak, Jumat (17/6/2016).

Saat melakukan patroli tersebut pihak dishub menertibkan beberapa kendaraan di Jl Sutoyo, karena memarkir kendaraan di bahun jalan. Padahal jelas ada rambu-rambu dilarang berhenti.

Pihak dishub mengempiskan ban mobil milik pengendara yang memarkir kendaraannya sembarangan. Utin mengatakan, petugas terlebih dahulu memberi peringatan dan mencari pemilik kendaraan supaya memindahkan kendaraannya.

Namun setelah dipanggil setidaknya lima kali bahkan lebih tidak ada juga pemilik mobil yang datang.

Kemudian petugas dishub berkoordinasi dengan pihak keamanan Kantor Imigrasi Kelas II Pontianak dan meninjau halaman parkirnya. Ternyata masih banyak space yang bisa digunakan untuk parkir.

Petugas pun akhirnya memberikan sanksi berupa pengempisan ban mobil yang diparkir di bahu jalan tersebut.
Dalam operasi patroli rutin itu pihak dishub merazia dua kendaraan truk yang membawa batu dengan bak terbuka.

Namun sopir truk enggan diwawancarai dan hanya menyebutkan jika truknya tersebut berasal dari luar Kota Pontianak, tepatnya di Desa Peniraman, Kabupaten Mempawah.

Dua truk asal peniraman tersebut dengan pelat nomor polisi, KB 9056 B dan KB 9381 AA.

"Truk yang membawa barang dengan bak terbuka akan kita razia, apalagi membawa batu dan pasir, karena dapat membahayakan pengguna jalan lainnya apabila materialnya berterbangan," tambah Utin.

Kadis menambahkan, petugasnya hanya melakukan kontrol dan patroli. Sedangkan yang berhak melakukan penilangan adalah pihak kepolisian.

Penulis: Syahroni
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help