TribunPontianak/

Indofood Riset Nugraha Gali Kreativitas Mahasiswa

Potensi kelautannya juga cukup bagus bagus untuk digali dan dimemanfaat bagi kreativitas mahasiswanya.

Indofood Riset Nugraha Gali Kreativitas Mahasiswa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIKA PURNAMASARI
Foto bersama perwakilan dari Indofood, tim peniliti, dan peserta perwakilan dari universitas di Pontianak, Rabu (11/5/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rika Purnamasari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PT Indofood Sukses Makmur Tbk kembali menyelenggarakan program Indofood Riset Nugraha (IRN) Periode 2016-2017 pada Rabu (11/5/2016).

Adapun tema kegiatan kali ini adalah Mencerdaskan Bangsa Melalui Kemandirian Pangan Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh 3 dari 7 anggota peneliti IRN dari masing Universitas yang ada di Indonesia.

Alasan diangkatnya tema tersebut, karena menurut pelaksana kegiatan bahwa sumber pangan yang berasal dari setiap daerah di Indonesia, memiliki keunggulan tersendiri sebagai pangan alternative non beras yang juga bergizi untuk masyarakat.

Wakil Ketua Tim Pakar Indofood Riset Nugraha (IRN), Purwiyanto Haryadi menuturkan rangkaian kegiatan yang tahun ini diadakan di empat daerah tersebut merupakan daerah terpilih yang dianggap memiliki ciri khas sumber daya lokal yang baik, khas, dan dapat dieksploitasi.

Potensi kelautannya juga cukup bagus bagus untuk digali dan dimemanfaat bagi kreativitas mahasiswanya. Sebelum kegiatan dimulai, peserta yang telah berada dalam ruangan disajikan video mengenai produk Indofood yang berdurasi 08 menit 55 detik.

Kemudian penyampaian kata sambutan dari beberapa pihak penting yang hadir dalam acara pembukaan. Selanjutnya adalah penyerahan cinderamata dari pihak Indofood kepada Rektor Untan, begitu pula sebaliknya.

"Perlu digaris bawahi bahwa hasil penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswa nantinya akan menjadi milik mahasiswa. Indofood hanya semata-mata melaksanakan fungsi social responsive individu saja, dimana yang dipilih adalah bidang yang khususnya untuk peneliti," kata Purwiyanto.

Ia mengatakan, IRN akan melihat dan menggali kreativitas berdasarkan daya tarik penelitian untuk mahasiswa dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan minat sebagai peneliti.

Ia mengatakan, tahun ini kegiatan tersebut dilakukan di daerah Bengkulu, Pontianak, Ternate dan Ambon. IRN merupakan tanggung jawab sosial perusahaan pilar building human capital. Hingga tahun 2015, program IRN telah mendanai lebih dari 611 proposal penelitian dari total sekitar 4.554 proposal penelitian yang diajukan pada program tersebut.

Adapun bidang penelitian mahasiswa yang berminat yakni Agro dan Teknologi Perikanan, Teknologi Produksi, Gizi dan Kesehatan Masyarakat, Sosial Ekonomi dan Budaya, juga Perikanan dan kelautan.

Sedangkan fokus dari penelitian tersebut adalah Sumber daya laut dan perikanan, sumber daya darat yang meliputi gandum, jagung, aneka umbi, pisang, kelapa dan kelapa sawit, kedelai, serta daging dan susu beserta turunannya.

Waktu pengajuan proposal bagi siswa yang tertarik untuk melakukan penelitian dimulai dari 4 Mei sampai dengan Juli 2016, dengan tahapan program yang telah ditentukan.

Penulis: Rika Purnamasari
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help