Pemkab Panen Raya di Dusun Banjar Baru

Hasilnya sudah kita dapatkan. Menggunakan metode pemupukan GLB ini dapat menghemat penggunaan pupuk hingga 50 persen

Pemkab Panen Raya di Dusun Banjar Baru
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MADROSID
Bupati Kubu Raya, Rusman Ali bersama jajarannya bersiap melaksanakan panen raya di Dusun Banjar Baru desa Parit Baru, Kamis (4/2/2016). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Pemkab Kubu Raya melaksanakan panen raya padi di lahan Gapoktan Sri Rahayu Dusun Banjar Baru, Desa Parit Baru, Kamis (4/2/2016). Panen dengan sistem penggunaan pupuk mikorba GLB ini, menuai hasil sampai 11 ton lebih per hektare.

Pelaksanaan panen raya juga didukung oleh Ertiga Club Indonesia Khatulistiwa, PT GLB, Dupont, DPRD dan lainnya. Masing-masing perwakilan melaksanakan panen secara simbolis panen raya.

Untuk pelaksanaan panen resmi pada pelaksanaan panen raya ada tiga hektar yang dilaksanakan. Setiap hektar ini, menggunakan pengaplikasian penggunaan pupuk mikro melalui PLB.

"Perbandingannya menggunakan racikan pupuk mikrob GLB ini, ada perbedaan, dari 6,7 dan hasil tertinggi 11 ton per hektare bisa didapatkan," ujar Ketua Gapoktan Sri Rahayu, Anung.

Lahan garapan Gapoktan Sri Rahayu ini memiliki 295 hektar, terdiri dari 15 kelompok. Keseluruhan telah menggunakan sistem penanaman yang dianjurkan seperti Haston. Untuk pemupukannya berbagai metode dilaksanakan terutama GLB.

"Hasilnya sudah kita dapatkan. Menggunakan metode pemupukan GLB ini dapat menghemat penggunaan pupuk hingga 50 persen," ungkapnya.

Ketua Erci mengatakan dukungannya terhadap panen raya ini, lantaran sudah menjadi sebuah program dari komunitasnya. "Kita memang selalu ambil guna menunjukkan bahwa kita ini peduli dengan semuanya termasuk dalam hal pertanian," ujarnya.

Pertanian merupakan hal paling penting untuk mendukung ketahanan pangan. Sehingga selayaknya semua pihak perlu memberikan dukungan. "Kita ingin tunjukkan kami juga memiliki kepedulian," ungkapnya.

Penulis: Madrosid
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help