Linda Siap Bersaing Menjadi Puteri Indonesia 2016

Lulusan tercepat Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak ini, mengaku terkejut dengan dukungan yang diberikan kepadanya.

Linda Siap Bersaing Menjadi Puteri Indonesia 2016 - kornelia-meilinda-betsyeba-1_20151229_145955.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Puteri Indonesia Kalbar 2016, Kornelia Meilinda Betsyeba, saat berkunjung ke kantor Tribun Pontianak, Senin (28/12/2015).
Linda Siap Bersaing Menjadi Puteri Indonesia 2016 - kornelia-meilinda-betsyeba-2_20151229_145814.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Puteri Indonesia Kalbar 2016, Kornelia Meilinda Betsyeba, saat berkunjung ke kantor Tribun Pontianak, Senin (28/12/2015).

Lulusan tercepat Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak ini, mengaku terkejut dengan dukungan yang diberikan kepadanya. Dukungan itu pula yang membuatnya, lepas saat mengikuti seleksi di Jakarta.

Belum lagi, dukungan kedua orangtuanya. "Orangtua saya sangat demokratis. Mereka selalu memberikan dukungan kepada saya, untuk menjadi lebih baik. Termasuk mengikuti sejumlah kompetisi," imbuhnya.

Ajang kontes kecantikan memang bukan barang baru bagi Linda. Di antaranya Juara Harapan I Duta Lingkungan Hidup Kalbar 2009, Duta Wisata dan Duta Lingkungan Hidup Sintang, dan banyak lainnya.

Potensi Linda ini, awalnya ditemukan oleh Hamdy saat Hamdy menjadi dewan juri di Sintang. Melihat sederet prestasi yang diraih Linda, Hamdy saat itu menilai, Linda pantas melangkah ke jejang yang lebih tinggi. Dalam hal ini, berkompetisi di ajang nasional.

"Saat itu, pesannya berat badan saya yang dikurangi, karena terlihat kurang proporsional," ucap Linda.

Saat itu, Linda mengaku berat badannya 64 kilogram. Merujuk pada nasihat Hamdy, ia langsung menjalani diet. Selama enam bulan, Linda tidak mengonsumsi nasi. "Sebagai pengganti karbohidrat saya makan daging, sayur, dan juga oat. Selain itu, saya juga latihan, olahraga, tetapi tanpa angkat beban. Itu untuk mengecilkan lengan dan betis," ujarnya.

Alhasil, upayanya tidak sia-sia. Berat badannya pun turun menjadi 52 kilogram seperti saat ini. Bagi Linda menapak jadi Finalis Puteri Indonesia 2016, bukanlah pekerjaan gampang.

Sebab tidak sekadar mengutamakan kecantikan, namun juga atitude (sikap), mental, dan pengetahuan yang baik. Karena itulah, ia terus menempa diri agar bisa tampil maksimal di malam final Putri Indonesia di Venue Jakarta Convention Center (JCC), 20 Februari mendatang.

"Bukan saya memilih-milih teman. Tapi saya membatasi diri dengan hanya bergaul dengan mereka yang punya kemampuan di atas saya. Tujuannya, meski sambil ngopi misalnya, saya bisa upgrade ilmu pengetahuan dari mereka," tegas Linda.

Tidak hanya itu, sadar bawa pengetahuan menjadi kunci menghadapi persaingan, ia pun getol
menyimak berita dan informasi kekinian. Baik melalui internet, media cetak, maupun televisi. Untuk unjuk bakat, ia tengah mempersiapkan diri dengan mempelajari tarian Dayak.

Halaman
1234
Penulis: Listya Sekar Siwi
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved