TribunPontianak/

Postingan Hujat Kalbar

"Sarry Ananda" Minta Maaf kepada Warga Kalimantan Barat, Ini Pernyataannya

Tujuan saya ke sini, meminta maaf kepada semua warga Kalimantan Barat, karena atas status itu, yang saya nggak ngerti sama sekali maksudnya itu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TITO RAMADHANI
Pemilik akun Facebook Sarry Ananda Putriy Panggabean, SD (17) didampingi Ketua KPAID Kalbar, Alik Rosyadi dan Wakapolresta Pontianak Kota, AKBP Veris Septiansyah di Mapolresta Pontianak Kota, Jl Johan Idrus No 1, Senin (14/9/2015). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - SD (17), pemilik akun Facebook Sarry Ananda Putriy Panggabean datang ke Mapolresta Pontianak Kota, Senin (13/9/2015) mengenakan baju dan celana berbahan jeans biru.

Ia kemudian menjelaskan tujuannya mendatangi Mapolresta Pontianak Kota, dengan niat untuk meminta maaf kepada seluruh warga Kalbar, atas tulisan yang dibuat tanpa ia sadari maksud dan tujuannya. 

 (Baca Juga: Statusnya Hebohkan Media Sosial, Ini Klarifikasi "Sarry Ananda")

"Tujuan saya ke sini, meminta maaf kepada semua warga Kalimantan Barat, karena atas status itu, yang saya nggak ngerti sama sekali maksudnya itu," jelasnya

SD hanya mengangguk saat kembali ditanyakan kebenaran bahwa ialah yang membuat status umpatan di media sosial tersebut. Ia juga berjanji tak akan mengulangi perbuatannya tersebut. "Itu memang saya yang buat. Iya, saya janji ndak akan begitu lagi," ucapnya

Didampingi komisioner KPAID Kalbar dan Wakpolresta Pontianak Kota, gadis berambut panjang ini kembali mengucapkan permintaan maafnya kepada seluruh warga Kalimantan Barat.

 (Baca Juga: Pemilik Akun Sarry Datang ke Pontianak, Ini Tujuannya)

"Buat semua warga, khususnya Kalimantan Barat, saya dengan berbesar hati meminta maaf, atas kesalahan status saya. Itu sama sekali nggak ada niat buat ngomongkan ke warga Kalimantan Barat. Saya meminta maaf, tidak mengulangi lagi," ucap SD.

(Baca Juga: "Sarry Ananda" Mengaku Bekerja Sebagai Pramugari Garuda, Itu Baru Cita-cita)

Anak sulung dari dua bersaudara mengatakan, usai statusnya heboh di media sosial, ia diminta untuk memblokir akun tersebut. "Saya belum pernah diajarkan beretika dalam menggunakan media sosial ketika sewaktu sekolah," katanya.

(Baca Juga: Lecehkan Warga Kalbar, Akun Facebook Sarry Dikecam Ribuan Netizen)

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help