• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribun Pontianak

Kemenag Nilai Pengelolaan Masjid di Sanggau Belum Optimal

Sabtu, 11 Januari 2014 09:48 WIB
Kemenag Nilai Pengelolaan Masjid di Sanggau Belum Optimal
Istimewa
Bupati Sanggau, H Setiman H Sudin saat membuka Rapat Koordinasi Pengurus Masjid Se- Kabupaten Sanggau, di Hotel Meldy Sanggau, pada Selasa (7/1/2014) kemarin. 
Citizen Reporter
Humas Pemkab Sanggau | Khar
 
BUPATI  Sanggau Ir H Setiman H Sudin menghadiri acara Rapat Koordinasi Pengurus Masjid Se- Kabupaten Sanggau, di Hotel Meldy Sanggau, pada Selasa (7/1/2014) kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Cabang Sanggau.

Ketua DMI Cabang Sanggau, Mustafa SAg mengungkapkan kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk upaya peningkatan kemampuan para pengurus masjid. Hal itu terutama dalam upaya pengelolaan masjid yang lebih profesional.
Mustafa menilai selama ini banyak masjid yang belum dikelola secara profesional. Hal itu karena terbentur kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang mengelola.
Ia mengaku tidak memungkiri bahwa masjid sebagai tempat ibadah membutuhkan penanganan yang lebih baik. Hal itu terutama dalam perawatan dan pemeliharaan.
Sementara itu, Perwakilan Kantor Kementerian Agama Sanggau, Drs Fahmi juga menilai pengelolaan masjid yang belum optimal. Hal itu dikatakannya mengakibatkan banyaknya masjid belum mampu melayani jamaah secara menyeluruh.
Dengan adanya rapat koordinasi diungkapkan tentu dapat memberikan pencerahan kepada pengurus masjid. Hal ini dalam upaya pengkatan kemampuan fungsi administrasi baik pembuatan permohonan bantuan serta pertanggung jawabannya, fungsi Rohani dalam membangun umat, fungsi ekonomi dan lainnya.
Fahmi juga berpesan hal yang paling penting yakni memberikan status hukum yang tetap terhadap kepemilikan tanah dan bangunan. Hal ini penting sehingga ke depan tak terjadi persoalan.
Sementara itu, Bupati Sanggau menilai selain tempat ibadah masjid juga sangat penting berperan sebagai tempat menuntut ilmu, tempat pembinaan jamaah, sebagai pusat dawah dan kebudayaan Islam serta kebangkitan Umat Islam. Hal itu diungkapkan sangat perlu adanya pengelolaan yang lebih baik dan profesional. (*).
Penulis: Haryanto
Editor: Jamadin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
267454 articles 10 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas