• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribun Pontianak

Guru Honor Pertanyakan Tunjangan Fungsional

Selasa, 8 Oktober 2013 21:27 WIB
Guru Honor Pertanyakan Tunjangan Fungsional
net
ilustrasi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Beberapa guru honor tinngkat sekolah menegah atas (SMA) mempertanyakan tunjangan fungsional, Selasa (8/10/2013). Sebab pada 2013 ini tunjangan tersebut baru mereka dapat satu kali. Menurut mereka seharusnya tunjangan itu harus sudah didapat dua kali.

Satu di antara guru tersebut, IL (30) mengatakan setahunya tujangan fungsional itu disalurkan sekaligus. Tapi oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Ketapang disalurkan bertahap hingga tiga kali pertahun. Menurutnya meskipun bertahap ternyata hingga waktunya tidak juga ia dapatkan.

"Kita tidak masalah bertahap, tapi harus disalurkan dan kita dapatkan. Kita baru dapat sekali Rp 800.000 bahkan di Hulu Tanah Merah ada yang hanya Rp 200.000 kemudian tidak lagi," katanya kepada wartawan saat ditemui di sekolahnya mengajar.

Ia mencurigai oknum Disdik Ketapang yaitu Kabid dan anak buahnya berinisial ER. Sebab ER hanya golongan dua B atau C ada membeli mobil avanza baru.
Bahkan menurutnya teman sekantor ER yang golongan tiga juga merasa aneh karena ER mampu membeli mobil.

"Seharusnya yang kedua lebih kurang Rp 1.700.000 sudah kita dapat September lalu. Ini saya rasakan ada keanehan, mungkin uangnya digelapkan mereka," lanjutnya.

Ia menjelaskan tunjangan fungsional mereka lebih kurang Rp 3.500.000 pertahun. Jumlah itu menurutnya sudah dipotong untuk keperluan yang tidak ia ketahuinya. Menurutnya pihak Disdik tidak pernah transparan terhadap mereka meskipun sudah dipinta.

Penulis: subandi
Editor: Jamadin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
200324 articles 10 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas