Senin, 3 Agustus 2015

Hati-hati, Plastik Hitam Bukan untuk Membungkus Daging

Sabtu, 5 Oktober 2013 14:44

Hati-hati, Plastik Hitam Bukan untuk Membungkus Daging
NET
Kantong plastik berwarna hitam 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SLEMAN - Membungkus daging kurban tidak boleh sembarangan. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman, Widi Sutikno meminta masyarakat tak membungkus daging menggunakan tas plastik (kresek) warna hitam.

"Jadi kami minta agar nanti jangan membungkus daging kurban dengan tas kresek hitam. Kami sarankan agar pakai tas kresek berwarna jernih atau putih," ujarnya, Jumat (4/10/2013).

Menurutnya, tas kresek hitam tidak higienis karena biasanya merupakan hasil daur ulang. Selain itu, yang lebih membahayakan bagi kesehatan adalah, tas kresek hitam juga mengandung karsinogen.

"Kalau zat karsinogen masuk ke dalam tubuh, bisa menyebabkan kanker. Jadi kami sarankan agar masyarakat tidak memanfaatkannya untuk membungkus daging kurban," jelasnya.

Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman, Suwandi Azis enambahkan, masyarakat juga diminta memperhatikan kebersihan tempat penyembelihan hewan kurban. Karena adalah tidak afdol jika berkurban tidak dengan daging yang bersih dan sehat.

Untuk itu, agar mendapatkan daging kurban yang maksimal, ia menyarankan agar sebelum dipotong, sapi atau kambing kurban dipuasakan terlebih dahulu. Dengan dipuasakan, diyakini kualitas daging akan lebih baik jika dibanding dengan tanpa puasa.

"Selain itu, kalau perut hewan penuh saat disembelih, hewan nanti bisa muntah," jelasnya.

Halaman12
Editor: Arief
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas