• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribun Pontianak

30 Pendekar Silat Terlibat Tawuran

Minggu, 29 September 2013 16:38 WIB

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONOROGO - Sebanyak 30 pendekar dari organisasi perguruan pencak silat tertentu diamankan petugas Polres Ponorogo, Sabtu (28/9/2013) malam. Pasalnya, para pendekar ini diduga terlibat dalam aksi tawuran yang terjadi di JL Raya Ponorogo - Pacitan, Desa Grenteng, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.

Tidak hanya puluhan pendekar itu, polisi juga mengamankan 24 motor yang digunakan rombongan pendekar itu mengikuti acara deklarasi perdamaian yang digagas Kapolres Ponorogo, AKBP Iwan Kurniawan di Stadion Batoro Katong, Sabtu (28/9/2013) sore sebelum aksi tawuran berlangsung. Selain itu, petugas juga mengamankan sebanyak 30 unit Hand Phone (HP) yang digunakan para pendekar itu.

Waka Polres Ponorogo, Kompol Trisaksono Puspoaji mengatakan jika sebanyak 30 orang pendekar itu diamankan karena diduga mereka sebagai pemicu tawuran antar anggota perguruan yang sudah seringkali terjadi di Ponorogo itu.

"Semua sudah kami amankan beserta sepeda motornya juga kami tahan," terangnya kepada Surya, Sabtu (28/9/2013) malam.

Selain itu, Waka Polres mengungkapkan pecahnya tawuran ini bermula saat Sabtu Malam Minggu tersebut, rombongan pendekar dari wilayah Kecamatan Slahung hendak pulang dengan mengendari sepeda motor, paska mengikuti acara deklarasi damai di Stadion Batoro Katong, Ponorogo.

Setibannya di selatan Jembatan Grenteng, mereka diduga dilempari anak-anak (kalangan pemuda) yang bergerombol di tepian JL Raya Ponorogo-Pacitan itu. Karena merasa perjalanannya terganggu, maka rombongan tersebut berhenti dan terjadilah tawuran. Sebanyak 30 orang pendekar itu, langsung ditangkap petugas dan diamankan ke Polres Ponorogo.

"Mereka (para pendekar) masih kami mintai keterangan di Polres," imbuhnya.

Sementara, sebelum dimintai keterangan atribut dan pakaian para pendekar itu sempat dilucuti petugas Polres Ponorogo. Bahkan sejumlah pendekar yang dianggap menjadi provokator diamankan di ruang pemeriksaan yang berbeda.

"Karena kami memintai keterangan dari mereka itulah kasus ini kami selidiki. Hasilnya apa ditunggu saja," pungkasnya mendampingi Kapolres Ponorogo, AKBP Iwan Kurniawan.

Editor: Arief
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
194953 articles 10 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas