Kamis, 2 Juli 2015

Banda Aceh Heboh Kuesioner "Alat Kelamin"

Sabtu, 7 September 2013 10:11

Banda Aceh Heboh Kuesioner
Kompas.com
Ini merupakan satu di antara halaman kuesioner yang harus di isi oleh siswa tentang ukuran alat kelamin mereka. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BANDA ACEH — Setelah Sabang, kehebohan penyebaran daftar isian penjaringan kesehatan siswa yang berisikan pertanyaan ukuran kelamin juga menyebar ke sekolah-sekolah di Banda Aceh. 

Sejumlah siswa dan guru memberi reaksi penolakan terhadap kuesioner tersebut. Mereka menilai daftar pertanyaan itu tidak layak diberikan kepada siswa sekolah, meskipun bertujuan untuk penjaringan data kesehatan. 

Guru Bimbingan dan Penyuluhan Sekolah SMU Negeri I Banda Aceh, Nadiatul Hikmah, menilai daftar pertanyaan tentang alat kelamin yang begitu vulgar yang disertai gambar yang ditujukan kepada siswa dinilai tidak layak. 

“Masih ada cara lain untuk kita melakukan seks edukasi kepada siswa, tidak harus dengan cara seperti itu,” ujar Nadiatul Hikmah, Jumat (6/9/2013).

Menurut Nadia, penjaringan data kesehatan siswa untuk memberi gambaran utuh bagaimana kondisi kesehatan siswa terkait dengan perilakunya sehari-hari, sah-sah saja dilakukan, untuk memberi pemahaman menjaga kesehatan kepada masyarakat terutama pelajar sekolah.

“Namun tentu ada cara yang labih baik dan sebelum memberi dan menyebarkan daftar pertanyaan harusnya siswa diberi pemahaman terlebih dahulu,” katanya. 

Untuk Aceh, tambahnya, sebagai sebuah provinsi yang berjulukan "Serambi Mekkah", tentu sangat tabu untuk berbicara hal-hal yang berbau seks secara vulgar. “Namun jika dikemas dengan sistem edukasi dan pembelajaran yang baik, pasti tidak menjadi masalah, karena dalam pelajaran sekolah pun ada dipelajari hal-hal yang berkaitan dengan reproduksi,” jelasnya. 

Halaman12
Editor: Arief
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas