• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribun Pontianak

Orangtua Siksa Balita Hingga Tewas

Sabtu, 3 Agustus 2013 09:07 WIB
Orangtua Siksa Balita Hingga Tewas
NET
Ilustrasi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LONDON  - Pengadilan Inggris menjatuhkan hukuman 30 tahun penjara kepada seorang Seorang ibu asal Polandia dan pasangannya Jumat (2/8/2013). Keduanya dinyatakan bersalah dan terbukti menyiksa seorang anak berumur 4 tahun sampai tewas.
 
Magdelena Luczak dan Mariusz Krezolek dinyatakan terbukti menyiksa Daniel Pelka dalam enam bulan terakhir. Anak berusia 4 tahun ini kadang dibenamkan dalam air, dikurung dalam kamar terkunci, dan dipaksa makan garam. Daniel akhirnya tewas akibat siksaan keras yang mengakibatkan cedera pada kepalanya.

Kantor berita AFP hari Jumat melaporkan, Laura Cox, hakim Pengadilan Birmingham Crown di Inggris tengah yang mengadili kasus ini menegaskan, kasus ini sungguh mengejutkan, mengganggu, dan melibatkan aksi brutral dan kejam yang sulit dibayangkan. Dengan penegasan itu, Cox menjatuhkan vonis 30 tahun penjara pada pasangan tersebut.

Menyusul vonis tersebut, mencuat pertanyaan lain. Pertanyaan itu mempersoalkan ayah tiri Daniel, Krezolek, yang tidak pernah dideportasi dari Inggris meski telah tiga kali dipenjara selama tinggal di Inggris. Dipertanyakan pula soal sekolah Daniel yang terbengkalai dan bagaimana bisa petugas lembaga sosial melewatkan anak ini dari pantauan.

Luczak dan Krezolek semula dijatuhi hukuman seumur hidup. Namun Cox menegaskan, pasangan tersebut yang dinyatakan bersalah oleh para Juri pada Rabu (30/7/2013), harus menjalani hukuman penjara maksimum selama 30 tahun sebelum mereka dipertimbangkan untuk bisa dibebaskan.

Pasangan tersebut tiba di Inggris dari Polandia pada 2006. Luczak dan Krezolek berasal dari Polandia dan proses pengadian ini berlangsung dengan bantuan penerjemah. Tidak dijelaskan mengapa Luczak dan ayah kandung Daniel berpisah.

Daniel digambarkan sebagai bocah laki-laki yang sehat saat bersekolah di Conventry, kota industri Inggris pada September 2011. Gambar yang ada memperlihatkan bocah dengan rambut pirang ini tersenyum dalam balutan seragam berwarna merah.

Akibat siksaan fisik yang dia dapatkan, Daniel meninggal pada Maret 2012. Hidup dia diibaratkan sama dengan kondisi di dalam kamp konsentrasi. Luczak, ibu Daniel, berumur 27 tahun. Sementara ayah tiri Daniel, Krezolek, berumur 34 tahun. Mereka dikenal para tetangga sebagai pengonsumsi obat terlarang dan minuman keras. Daniel mengalami penyiksaan bertubi dan hukuman berulang.

Editor: Jamadin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas