• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribun Pontianak

Selain Ketungau, Empat Kecamatan Lain Juga Tuntut Pemekaran

Rabu, 31 Juli 2013 15:24 WIB

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sebanyak 12 orang perwakilan Dewan Adat Dayak (DAD) dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Sintang mendatangi Bupati Sintang, Milton Crosby, di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (30/7/2013) malam.

Mereka mendesak pemerintah mengeluarkan rekomendasi terhadap empat kecamatan lain yang dinilai sudah memenuhi kriteria dan tak mempolitisir pemekaran.

Kedatangan perwakilan DAD itu untuk menyikapi aksi demo yang dilakukan warga Ketungau yang mendesak pemekaran Kecamatan Ketungau. Mengingat, pemekaran itu sudah disetujui oleh Gubernur Kalimantan Barat.

Sekretaris DAD Kayan Hilir, Ayub menuturkan, kedatangan mereka menemui Bupati Sintang memang bertujuan untuk merespons tuntutan warga Ketungau yang mendesak pemekaran di perbatasan.

"Kami dari kecamatan Kayan tidak bermaksud menghambat keinginan warga yang menginginkan pemekaran itu. Namun yang harus diketahui, 4 kecamatan lain di Sintang juga menginginkan pemekaran yang sama," kata Ayub.

Ayub menjelaskan, usulan pemekaran juga sudah disampaikan Pemerintah Kabupaten Sintang ke Pemerintah Provinsi Kalbar.

"Yang kami pertanyakan, mengapa hanya Kecamatan Ketungau yang mendapat rekomendasi dari gubernur. Sementara kecamatan lain yang dinilai layak mekar malah tidak mendapatkan rekomendasi," ujar Ayub kepada Tribunpontianak.co.id, usai melakukan audiensi dengan Milton Crosby.

Menurutnya, apabila pemekaran Ketungau berkaitan dengan masalah politik, maka kecamatan lain di Sintang termasuk Kayan Hilir merupakan bagian masyarakat yang dikorbankan dari kepentingan itu.

"Kalau Ketungau ngotot pemekaran diproses secepatnya, kami minta juga meminta perlakuan yang sama. Sebab kami juga sudah dinyatakan layak untuk mekar," tegasnya.

Sepentara itu, Bupati Sintang, Milton Crosby mengatakan, selain pemekaran Kecamatan Ketungau, ada sejumlah kecamatan lain juga diusulkan bersamaan menjadi kecamatan baru di Sintang pada 2008 lalu.

"Empat kecamatan ini diantaranya Sepauk Hulu, Tempunak Hulu, Inggar dan Tontang. Dari sejumlah kecamatan itu, baru Kecamatan Ketungau yang mendapat rekomendasi dari gubernur. Padahal, keempat usulan pemekaran kecamatan ini, sudah memenuhi syarat berdasarkan studi kelayakan dari Universitas Tanjungpura namun belum mendapatkan rekomendasi gubernur," ujarnya.

Lanjut Bupati persoalan rekomendasi pemekaran kecamatan dari Gubernur, sangat dihormati. Namun, ia mengharapkan adanya asas pemerataan dan keadilan. Oleh karena itu, Milton mengatakan Pemkab Sintang akan kembali menyurati Gubernur Kalimantan Barat, terkait aspirasi warga di empat kecamatan tersebut.

Editor: Arief
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
161774 articles 10 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas