• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Pontianak

Tadabbur Alquran

Jumat, 19 Juli 2013 10:40 WIB
Tadabbur Alquran
TRIBUN PONTIANAK/ GALIH NOFRIO NANDA
Membaca AlQuran

Oleh Ustaz Jefry Al Buchori (alm)
Pengantar: Pembaca yang budiman, sebagai penghormatan kepada almarhum Ustaz Jeffry Al Buchori, mulai hari ini hingga lima hari ke depan atau hari ke-11 hingga ke-15 Ramadan, Uje Center memilihkan renungan terpopuler Uje semasa hidupnya yang sudah pernah dimuat di Tribun Group pada Ramadan hari ke-13 tahun lalu. Selamat membaca.

MEMPERBANYAK membaca Alquran sangat dianjurkan bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Dengan memperbanyak membaca Alquran maka shoim akan memperoleh keutamaan dan pahalanya. Sebab, Alquran adalah sebaik-baiknya kitab, yang diturunkan kepada rasul yang mulia untuk umat terbaik.

Bagi setiap muslim, Alquran diturunkan untuk dibaca, direnungkan dan dipahami maknanya, dipatuhi perintah dan larangannya, kemudian diamalkan isinya. Sehingga ia akan menjadi hujjah baginya di hadapan Rabbnya, Sang Pemberi Syafaat baginya pada hari kiamat.
Allah SWT telah menjamin bagi siapa saja yang membaca Alquran dan mengamalkan isi kandungannya, maka ia tidak akan tersesat di dunia dan tidak akan celaka di akhirat. Allah berfirman dalam surah Thoha, "...maka (ketahuilah) barang siapa mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan tersesat dan tidak akan celaka." (QS 20:123)

Oleh sebab itu, janganlah kiranya seorang muslim memalingkan diri dari membaca kitab Allah. Sebaliknya, seorang muslim hendaknya selalu merenungkan, dan mengamalkan isi kandungan Alquran. Sebab Allah telah mengancam orang-orang yang memalingkan diri dari Alquran, sebagaimana firman-Nya, "Barang siapa berpaling darinya (Alquran), maka sesungguhnya dia akan memikul beban yang berat (dosa) pada hari kiamat." (QS 20: 100).
Rasulullah SAW juga telah menjelaskan kepada kita tentang keutamaan Alquran dan orang-orang yang membaca, menghafal, mentadaburi, dan mengamalkannya. Diantara keutamaan tersebut adalah:

Pertama, akan memberikan syafaat pada hari kiamat. Sabda beliau dalam sebuah hadis, "Bacalah Alquran, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya." (HR Muslim dan Abu Umamah)

Kedua, ia akan menjadi pembela kita pada hari kiamat. Diriwayatkan dari An-Nawwas bin Sam'an bahwasanya Rasulullah bersabda, "Didatangkan pada hari kiamat Alquran dan para pembacanya, yang mereka dulu itu mengamalkannya di dunia, dengan didahului oleh Surah Al-Baqarah dan Ali'Imran itulah yang membela pembaca tersebut." (HR Muslim)

Ketiga, sebaik-baiknya amalan adalah mempelajari dan mengamalkan kandungan Alquran. Diriwayatkan dari Usman bin Affan bahwasanya Rasulullah bersabda, "Sebaik-baiknya kalian adalah orang yang mempelajari Alquran dan mengajarkannya.'' (HR Al-Bukhari).

Keempat, membaca, mempelajari, dan mengamalkan isi Alquran, bernilai sepuluh kebaikan. Diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud bahwasannya Rasulullah bersabda, "Barang siapa membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf ; tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf. (HR At Tirmizi, ia berkata, "Hadis hasan sahih").

Kelima, mereka diberi kedudukan yang tinggi di akhirat. Diriwayatkan dari Abdulah bin Amr bin Ash bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Dikatakan kepada pembaca Alquran, "Bacalah, naiklah dan bacalah dengan tartil, sebagaimana yang telah kamu lakukan di dunia, karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang kamu baca." (HR Abu Dawud dan At-Tirmizi, dengan mengatakan, "Hadis hasan sahih"). Dan yang perlu kita ketahui, bahwa membaca Alquran yang berguna bagi pembacanya, yaitu membaca dengan merenungkan dan memahami makna, perintah-perintah, dan larangan-larangan-Nya. 

Artinya, ia adalah sebuah pedoman, dimana jika kita menjumpai ayat yang memerintahkan sesuatu, maka kita mematuhi dan menjalankannya. Dan jika kita menjumpai ayat yang mekarang sesuatu, maka kita pun meninggalkan dan menjauhinya. Jika kita menjumpai ayat tentang rahmat, maka kita memohon dan mengharap kepada Allah atas rahmat-Nya. Jika kita menjumpai azab, maka kita berlindung kepada Allah dan takut akan siksa-Nya. (*)

Editor: Arief
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
153324 articles 10 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas