• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribun Pontianak

Pemohonan Akta Kelahiran Pontianak Meningkat

Kamis, 11 Juli 2013 16:47 WIB
Pemohonan Akta Kelahiran Pontianak Meningkat
Akta Lahir

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pasca pencabutan pasal 32 ayat 2 Undang - Undang (UU) No. 23 April 2006 tentang administrasi kependudukan yang menyatakan pembuatan akta yang telah lewat satu tahun kelahiran tidak perlu melalui pengadilan, oleh Mahkamah Konstitusi (MK) permohonan pengajuan pembuatan akta kelahiran di Kota Pontianak meningkat.

Berdasarkan data Disdukcapil, penerbitan akta kelahiran mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yakni sejak diberlakukan pada Mei sampai Juni, akta kelahiran yang sudah diterbitkan sekitar 5.593 orang dengan rincian pada Mei 2.106  orang dan Juli 3.487 orang

"Keputusan itu MK mulai kita laksanakan pada bulan Mei lalu, sebelum diberlakukan keputusan MK pembuatan akta kelahiran yang sudah diterbitkan pada 2013 mulai dari Januari sampai April yakni 4.681 orang dengan rincian pada Januari 1.159 orang, Februari 1.180 orang, Maret 1.082 orang dan April sekitar 1280 orang. Jadi total produksi akta kelahiran dari Januari sampai Juni yakni 10.274 orang, sedangkan pada 2012 lalu mulai Januari sampai desember hanya mencapai 11.360 orang," ungkap Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pontianak Khairil Anwar saat ditemui Tribunpontianak.co.id, di ruang kerjanya, Kamis (11/7/2013)sore.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendekatan dan percepatan pelayanan  pembuatan akta kelahiran melalui pelayanan jemput bola yang dilaksanakan di tingkat kelurahan.Hal ini dalam rangka meningkatkan dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat khususnya pelayanan akta catatan sipil.

"Ini sudah kita jadwalkan di setiap kelurahan yang ada di setiap kecamatan, petugas Disdukcapil turun ke kelurahan langsung memberikan pelayanan akta kelahiran mulai dari jam 09.00 s/d 13.00 WIB, dan pihak RT melalui kelurahannya diharapkan dapat menginformasikan kepada masyarakat yang belum membuat untuk membuat, jadi lebih memudahkan masyarakat,"ujarnya

Editor: Jamadin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas