• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribun Pontianak

Hanya Ponsel Orang Terindikasi Korupsi yang Disadap KPK

Jumat, 28 Juni 2013 10:17 WIB
Hanya Ponsel Orang Terindikasi Korupsi yang Disadap KPK
KOMPAS.COM
Juru Bicara KPK, Johan Budi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Sejumlah anggota DPR RI menyatakan haknya telah dirampas lantaran telepon seluler (ponsel)-nya ikut disadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juru Bicara KPK Johan Budi menegaskan, pihaknya tidak menyadap anggota DPR. KPK, kata Johan, hanya menyadap orang-orang yang diduga ikut telibat dalam kasus korupsi, termasuk anggota DPR yang terindikasi.

"Yang disadap KPK adalah orang-orang yang terindikasi korupsi dalam proses penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan sebuah perkara yang tengah ditangani," kata Johan Budi, Jumat (28/6/2013).

Sebelumnya, sejumlah anggota DPR mengaku telah disadap KPK. Mereka di antaranya legislator asal PPP Ahmad Yani. Dia geram karena mendapatkan informasi ponselnya ikut disadap. Abu Bakar Al-Habsy, politisi asal PKS, juga geram karena KPK diduga telah menyadap percakapan antara dia dan istrinya.

Saat ditanya, apakah mereka ikut terlibat dalam kasus itu, Johan enggan berspekulasi lebih lanjut. Yang pasti, KPK punya kewenangan untuk menyadap. "KPK melakukan penyadapan terhadap orang-orang yang terindikasi Tindak Pidana Korupsi (TPK)," cetus Johan

Editor: Arief
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas