Pilwako Pontianak

Pengamat: Suara Golkar Bisa Pecah

Saya kira banyaknya kader dari Golkar bertarung dalam Pemilukada bukan karena Golkar tidak solid,

Tayang:
Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik Untan, Gusti Suryansyah, menilai majunya dua kader Golkar yakni pasangan Bakal Calon (Balon) Walikota Pontianak Hersan-Sy Ismail dan Zulkarnaen-Paryono mestinya legowo dengan putusan DPP Golkar yang mengusung pasangan Firman Muntaco dan Erick S Martiyo.

Sikap legowo itu artinya, dua pasangan tersebut (Hersan dan Zulkarnaen) tidak meraup konstituen Golkar saat maju dalam pertarungan Pemilukada mendatang. Mereka harus mengerti bahwa putusan tertinggi dalam Pemilukada itu ada di tangan DPP Golkar.

"Majunya tiga kader Golkar tentu akan membuat konstituen Golkar terpecah konsentrasinya, karena mempertimbangkan suara kandidat Hersan dan Zulkarnaen, selain Firman Muntaco," terangnya kepada Tribunpontianak.co.id, Senin (17/6/2013).

Namun demikian, lanjutnya,  kandidat yang menggunakan perahu Golkar atau diusung oleh Golkar tidak harus terfokus pada pecahnya suara. Melainkan harus mencari suara-suara di luar konstituen Golkar dimana dapat menyumbangkan dan menambah perolehan suaranya dalam Pemilukada.

"Saya kira banyaknya kader dari Golkar bertarung dalam Pemilukada bukan karena Golkar tidak solid," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved