Antrean di SPBU Normal
Tetapi lebih diakibatkan kecemasannya pada persediaan atau stok premium di Kota Pontianak.
Tayang:
Editor:
Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Rencana kenaikan BBM tidak berdampak signipikan pada antrean pengendara di SPBU di Pontianak. SPBU 64.78101 di Jl Adi Sucipto, misalnya, antrean terlihat normal.
Sama juga dengan SPBU 61.781.01 di Jl Ayani, antrean kendaraan sepeda motor di SPBU 64.78101 di Jl Adi Sucipto tak sampai tumpah ke jalan raya pula. Satu di antara pengantre premium, Shela (27) mengaku agak khawatir jika BBM naik.
Kekhawatirannya bukan pada harga BBM yang semakin mahal. Tetapi lebih diakibatkan kecemasannya pada persediaan atau stok premium di Kota Pontianak. "Kalau memang harus naik tidak apa-apa. Yang penting BBM ada. Saya cuma takut BBM sulit dicari setelah harganya naik," ungkapnya.
Sementara pantauan Tribun pada SPBU 64.781.11 di Jl Imam Bonjol terlihat lengang antrean sepeda motor karena stok premium bersubsidi habis. Akibatnya, beberapa pengendara sepeda motor yang sudah memasuki area SPBU terpaksa mengisi pertamax. Namun lebih banyak yang kembali melintas, tak mau mengisi pertamax. Petugas SPBU 64.781.11 yang enggan dicantumkan namanya itu mengatakan, BBM bersubsidi jenis premium habis sekitar pukul 18.00 WIB.
"Tadi antrean panjang. Sampai ke jalan. Mungkin satu jam lagi baru dibuka bagi pengantre BBM bersubsidi," katanya.